Bos Freeport Dilaporkan, Mukhtar Tompo: Kenapa Polisi Belum Proses?

Bos Freeport Dilaporkan, Mukhtar Tompo: Kenapa Polisi Belum Proses?

250

PORTALMAKASSAR – Anggota DPR RI Mukhtar Tompo bersama bidang hukum DPP Hanura menanti kepastian hukum setelah pihaknya melaporkan Presiden Direktur (Presdir) PT. Freeport, Chappy Hakim.

Menurut legislator RI fraksi Partai Hanura ini, pihaknya masih menunggu perkembangan kepastian hukum karena kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Sampai saat ini belum ada pemanggilan saksi, mungkin karena masih dalam konsentrasi di pilkada,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (18/2/2017).

Anggota Komisi VII ini melaporkan Presdir PT Freeport Indonesia, Chappy Hakim, ke Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017). Mukhtar Tompo melaporkan Chappy Hakim dengan pasal berlapis, yakni Pasal 207, 335, 368, dan Pasal 310 KUHP.

Mukhtar menambahkan, dirinya didampingi bidang hukum DPP partai Hanura melaporkan bos PT. Freeport, sebagai bentuk pelajaran bagi semua pihak agar saling menghargai dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak etis. Terlebih perlakuan itu dilakukan di ruang formal, yakni gedung wakil rakyat.

“Kita menyayangkan insiden tersebut. Apalagi kejadiannya di ruang rapat gedung perwakilan rakyat. Kita ingin memberikan pelajaran kepada semua pihak agar kita saling menghargai satu sama lain,” tambah alumni UIT Makassar ini.

Sampai saat ini pihaknya terus mengikuti perkembangan kasus tersebut dan akan mengawal kasus tersebut di pihak yang berwajib

“Kita tunggu saja perkembangan kasus ini. Insya Allah kita akan kawal kasus ini meskipun sampai saat ini belum ada panggilan dari pihak kepolisian,” tutupnya.

(Uya)

Komentar