Gandeng BNN, Disdik Sulsel Kukuhkan 175 Ketua OSIS Jadi Satgas Narkoba

0
178

PORTALMAKASSAR.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama BNN Provinsi Sulsel menggelar workshop pencegahan, penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sekaligus membentuk satgas anti narkoba di Hotel Grand Palace, Sabtu 7 Mei 2017, kemarin.

Mengingat, banyaknya kasus bahwa peredaran narkoba sudah merambah ke ranah pendidikan yang sudah mencedarai potensi anak didik dilingkungan sekolah.

Olehnya itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menggandeng BNN dalam melakukan workshop sekaligus membentuk satgas anti narkoba yang di mana para peserta masing-masing OSIS sekolah SMA Se-Sulsel.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, H. Basri mengatakan dengan menggandeng BNN, merupakan sinergitas dinas pendidikan dengan BNN agar terjalin selalu, dimana ini juga dalam rangka mencegah peredaran narkoba masuk di sekolah-sekolah.

“Sinergitas antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel bersama BNN akan terus terjalin, melalui menyuluhan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak didik kita,”ungkapnya.

Ia menambahkan, satgas anti narkoba yang baru saja di kukuhkan sebanyak 175 orang dapat berinteraksi dengan teman-teman dilingkungan sekolah secara langsung, sebagaimana semua yang masuk dalam satgas ini merupakan pengurus OSIS yang mempunyai peranan di sekolah untuk berinteraksi dengan teman-teman.

Olehnya itu kata basri, pencegahan narkoba dapat di cegah dengan tidak mudah bergaul, melihat titik teman bergaul. perlu lebih teliti dalam bergaul jangan sampai anak-anak semua yang ada disini terjerumus ke dunia Narkoba.

“Selepas dari sini, sekiranya kalian bisa menceritakan kepada lingkungan dampak dan bahanya narkoba ,” tutup Basri.

(Aco)

.COM – Dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan bersama BNN Provinsi Sulsel menggelar workshop pencegahan, penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sekaligus membentuk satgas anti narkoba yang di gelar di Hotel Grand Palace, Sabtu 7 Mei 2017, kemarin.

Mengingat, banyaknya kasus bahwa peredaran narkoba sudah merambah ke ranah pendidikan yang sudah mencedarai potensi anak didik dilingkungan sekolah.

Olehnya itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menggandeng BNN dalam melakukan workshop sekaligus membentuk satgas anti narkoba yang di mana para peserta masing-masing OSIS sekolah SMA Se-Sulsel.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, H. Basri mengatakan dengan menggandeng BNN, merupakan sinergitas dinas pendidikan dengan BNN agar terjalin selalu, dimana ini juga dalam rangka mencegah peredaran narkoba masuk di sekolah-sekolah.

“Sinergitas antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel bersama BNN akan terus terjalin, melalui menyuluhan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak didik kita,”ungkapnya.

Ia menambahkan, satgas anti narkoba yang baru saja di kukuhkan sebanyak 175 orang dapat berinteraksi dengan teman-teman dilingkungan sekolah secara langsung, sebagaimana semua yang masuk dalam satgas ini merupakan pengurus OSIS yang mempunyai peranan di sekolah untuk berinteraksi dengan teman-teman.

Olehnya itu kata basri, pencegahan narkoba dapat di cegah dengan tidak mudah bergaul, melihat titik teman bergaul. perlu lebih teliti dalam bergaul jangan sampai anak-anak semua yang ada disini terjerumus ke dunia Narkoba.

“Selepas dari sini, sekiranya kalian bisa menceritakan kepada lingkungan dampak dan bahanya narkoba ,” tutup Basri.

(Aco)

Komentar