Danny Akan Masukkan Bira di Situs Sejarah Kota Makassar

0
131
Walikota Makassar Danny Pomanto.

PORTALMAKASSAR.COM – Phinisi merupakan sebutan bagi kapal layar tradisional yang menjadi simbol ketangguhan pelaut orang Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Kapal jenis ini masih terus diproduksi sampai sekarang, tepatnya di Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Perahu penjelajah samudera warisan nenek moyang suku Bugis- Makassar ini awalnya berasal dari salah satu tempat di Kota Makassar yakni di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea.

Sehingga Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berencana memasukkan daerah tersebut menjadi kawasan situs sejarah di Kota Makassar.

“Memang status tanah di kawasan ini perlu kita lindungi dengan baik. Karena ini sudah menyangkut situs sejarah,” ucap Danny saat hadir di tempat tersebut, Rabu (10/5).

Menurut Danny, jika di kawasan itu memiliki cerita dan tokoh yang melatarbelakangi terbentuknya situs sejarah. Sementara di Kelurahan Bira telah memiliki semuanya.

Namun, menurut Danny, dirinya akan membicarakan menyangkut status tanah itu kepada pihak Kawasan Industri Makassar (KIMA). Dan meminta untuk menjadikan lokasi yang dimaksud diserahkan ke Pemerintah Kota Makassar sebagai Fasum atau Fasos yang menjadi kewajiban perusahaan. Jika mengacu pada Undang- undang tentang Fasum/ Fasos maka hal ini sangat memungkinkan.

“Tentu ini ada prosesnya dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi mohon doa ta’ semua saya akan berjuang untuk itu,” pungkasnya.

Kehadiran Danny di tempat tersebut sekaligus dirangkaikan dengan ziarah ke Makam Raja Bira Karaeng Loe Ri Bira yang dimakamkan di wilayah tersebut.

Danny pun disambut dengan prosesi adat oleh tokoh adat Bira. Di samping itu ia juga menyempatkan diri mendengar aspirasi warga dan foto bersama seluruh Tokoh Adat Bira yakni Keluarga Besar Bombang Talluna Bira.

Enk

Komentar