Kongres Nasional IHGMA, Deng Ical Sebut Pertumbuhan Ekonomi Makassar Tertinggi di Indonesia

0
205
Wakil Walikota Makassar,Dr.Syamsu Rizal hadiri Kongres I Indonesian Hotel General Manager Association(IHGMA) di hotel Gammara Tanjung Bunga, Jumat (12/5/17)

PORTALMAKASSAR.COM— Wakil Walikota Makassar, Dr. Syamsu Rizal ‘Deng Ical’ menghadiri Kongres Nasional 1(IHGMA) Indonesian Hotel General Manager Association serta dirangkaikan Pekan Produk 2017, di Gammara Hotel, Jalan Tanjung Bunga, Jum’at (12/5/2017). Acara ini dibuka langsung Deputi bidang pengembangan kelembagaan pariwisata, Prof Ahmansya.

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Makassar saat ini paling tertinggi di Indonesia

Alhamdulillah di tahun 2017 ini di perkirakan Makassar tumbuh diatas 8 persen dan pada tahun lalu itu Makassar tumbuh 8,44 persen. Hal tersebut membuktikan bahwa Makassar merupakan kota yang pertumbuhaan ekonominya tertinggi,” kata Deng Ical dihadapan Deputi bidang pengembangan kelembangaan pariwisata.

Lebih lanjut, Deng Ical mengungkapkan dibalik itu pula tersimpan juga sebuah masalah di kota Makassar yaitu tingkat kesenjangan sosial yang luar biasa tingginya mencapi 0,47 persen

Di balik pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Makassar juga termasuk salah satu kota yang memiliki tingkat gini rasio tertinggi, artinya itu pendapatan kami saat ini lebih banyak bertumpu pada sektor yang padat modal sehingga ini menjadi masalah bagi pemerintah kota Makassar,” tutur pria murah senyum ini.

Selain itu, dia berharap dengan berkembangnya dunia perhotelan di kota Makassar, juga ikut berkembang ekonomi-ekonomi kreatif lainnya terutama dari UKM dan Koperasi.

Untuk itu, kami berharap kepada seluruh GM di ruangan ini, untuk bisa memberikan dan mengakomodasi faktor-faktor atau potensi ekonomi yang berbasis komunitas,”harapnya

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua umum IHGMA Indonesia, Reza Sunardi,Ketua IHGMA Chapter Sulawesi, I Gede Arya Paringbawa dan Ketua Dewan Pakar IHGMA, Peter Soehardjo serta Dewan Penasehat IHGMA, Irmansyah Mahadewa.(HS/RED2)

Komentar