Pilkada Bantaeng, Ilham Azikin Pendaftar Pertama di Gerindra

0
225
Tim pemenangan Ilham Azikin mengambil formulir di DPC Gerindra Bantaeng, Senin (15/5/17) ||PORTALMAKASSAR.com

PORTALMAKASSAR.COM – Tensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilbup) pada 2018 mendatang kian memanas, pendaftaran bakal calon tidak hanya bergelut di Kota Makassar, Senin (15/5/17) tim Ilham Syah Azikin (IA) resmi mendaftar bakal calon Bupati Bantaeng Periode 2018-2022 mendatang dengan mengambil formulir pendaftaran.

Pendaftaran putra Azikin Sholtan itu diwakili oleh Koordinator Tim pemenangan Ilham Azikin, Andi Bursan Abbas. Pria yang akrab di sapa AI itu bersama -sama  sejumlah tokoh masyarakat bantaeng yang mendatangi sekretariat Partai Gerindra Bantaeng.

“Kami berharap Partai Gerindra dapat mengusung pak Ilham Azikin di Pikada Bantaeng 2018 mendatang,” kata Bursan Abbas usai mengambil formulir.

AI menjelaskan kedatangan mengambil formulir sebagai wujud keseriusan IA untuk maju pada Pemilihan Bupati. Adapun visi misi yang disampaikan meneruskan pembangunan yang ada serta membangun sumber daya manusia.

“Intinya pak IA (sapaan Ilham Azikin) konsentrasi membangun Bantaeng,” tambahnya mempertegas.

Lanjut AI, pihaknya akan kembali mendaftar pada partai politik yang membuka penjaringan bakal calon bupati. Diketahui,  kursi partai Gerindra belum cukup persyaratan mengusung calon bupati.

Sementara itu, tim IA ini diterima langsung oleh Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantaeng, Misbahuddin Basri. Menurut Bisbah tim IA sebagai pendaftar yang pertama dan disusul oleh tim Jabal Nur yang diwakili oleh Muslimin.

Lanjut mantan pengurus KNPI Sulsel itu, penjaringan bakal calon dari partainya besutan Prabowo Subianto itu akan akan berakhir 21 Mei mendatang.”hari ini kami pertama mulai buka, sementara waktu baru dua yang mendaftar,”katanya.

Penjaringan balon usungan Gerindra , lanjut Misbah akan ditentukan setelah seluruh pendaftar mengembalikan formulir pada 21 Mei nanti. Selanjutnya bakal calon akan di serahkan kepada DPD Gerindra Sulsel untuk di lakukan fit and profert test dan selanjutnya di teruskan Ke DPP Partai Gerindra.

“DPP yang memutuskan siapa bakal calon yang akan di usung dan mendapatkan rekomendasi Gerindra, Intinya kita akan bekerja sesuai perintah partai,” tuturnya.

Misbah berharap penjaringan ini menjadi pembelajaran politik bagi masyarakat agar bisa mendorong perbaikan demokrasi dimasa yang akan datang. “ini juga menjadi filter bagi pemimpin masa depan,” tutupnya. (**/HS/RED2)

Komentar