Formasi Negara dan FIK KSM Tolak Tambang Pasir Laut Galesong-Sanrobone Takalar

0
270
Aktivis Forum Masyarakat Pesisir dan Nelayan Galesong Raya ( Formasi Negara ) dan Forum Informasi Masyarakat Komunikasi Kelompok Swadaya Masyarakat ( FIK-KSM) menggelar aksi unjuk rasa menolak tambang pasir laut Galesong-Sanrobone, Senin (15/5/17) ||PORTALMAKASSAR.com

PORTALMAKASSAR.COM— Aktivis Forum Masyarakat Pesisir dan Nelayan Galesong Raya ( Formasi Negara ) dan Forum Informasi Masyarakt Komunikasi Kelompok Swadaya Masyarakat ( FIK-KSM) bersama dengan masyarakat di Galesong kabupaten Takalar, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Takalar, Senin (15/5/17).

Mereka mendesak Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin untuk menyelamatkan Galesong Selatan, Galesong, Galesong Utara dan Sanrobone dari penambangan pasir laut di wilayah perairan 4 kecamatan tersebut.

Bentuk penyelamatan itu adalah Bupati Takalar harus menghentikan proses penambangan pasir dengan mencabut izin prinsip atau rekomendasi penambangan pasir laut itu,” kata koordinator aksi, Akhmad Kudri.

Menurutnya, penambangan pasir laut akan memperburuk abrasi dan garis pantai akan semakin mendekati wilayah pemukiman penduduk yang akan menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, hilangnya Pulau Sanrobengi dan menyebabkan kekeruhan air laut.

Senada, tokoh masyarakat Galesong, Nurlinda Taco, menyayangkan penambangan pasir yang dilakukan terindikasi disembunyikan dari masyarakat Galesong. Sosialisasi yang pernah dilakukan sebelum penambangan dilakukan hanya diketahui sebagian kecil masyarakat Galesong.

Kasian itu nelayan kecil, hilang mata pencaharian mereka, apami mereka mau makan, itu penambangan pasir laut merusak ekosistem laut, ikan-ikan semakin berkurang,” ungkapnya.

Hingga aksi tersebut berakhir tidak satupun unsur Pemkab Takalar menerima aspirasi mereka. Massa kemudian menuju ke kantor DPRD Takalar dan diterima di komisi I. (**/RED2)

Komentar