Dinsos Makassar Terapkan Perda Nomor 2 Tahun 2018

Dinsos Makassar Terapkan Perda Nomor 2 Tahun 2018

100
ilustrasi-gepeng

PORTALMAKASSAR.COM – Peraturan daerah (Perda) nomor 2 Tahun 2008 kembali ┬ádigulirkan Dinas Sosial Kota Makassar, Kamis (18/5/2017).

Kepala seksi (Kasi) Jaminan Sosial Dinsos Makassar La Heru mengatakan sejumlah titik
kembali “dipenuhi” oleh sejumlah gelandangan pengemis (Gepeng) dan pengamen.

Adapun titik yang marak oleh gepeng dan pengamen ini diantaranya Jl Masjid Raya dengan
Jl Veteran Utara, Jl Perintis Kemerdekaan tepat di trafick Light Daya, Jl Poros Mandai
(Simpang Lima Bandara Hasanuddin), Kawasan pusat belanja di Jl Beulovard, Jl Veteran
Selatan, Jl Sultan Alauddin arah ke Kabupaten Gowa.

Kondisi ini kata La Heru, tidak sekadar mengganggu aktivitas pengguna jalan, tapi juga
melanggar Perda no 2 tahun 2008 tentang pembinaan gepeng dan pengamen.

La Heru mengungkapan terkait dengan Perda ini, Dinas Sosial Makassar akan
menegakkannya dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.

Jika sebelumnya Perda ini hanya ditegakkan sendiri oleh tim Dinsos Makassar, kini justru
melibatkan Polisi dan Satpol PP Makassar yang dibentuk dalam Tim Terpadu.

“Tugas dan pungsi mereka berbeda-beda, Polisi tugasnya menindak oknum yang melakukan
pelanggadan tindak kriminal, Satpol PP penegakan Perda, sedangkan Dinas Sosial
Makassar melakukan pembinaan,” ujar La Heru.

Ia menambahkan Perda ini tidak sekadar menindak pelaku, tapi pihak yang kedapatan
memberikan uang secara langsung juga turut dikenakan sanksi.

“Sanksinya sama, pelaku dan orang yang tertangkap tangan yakni akan dibebankan Rp 500
ribu sampai Rp 1,5 juta serta kurungan tiga bulan penjara,” katanya

(ADS)

Komentar