Makassar Rumah Kita

0
236

PORTALMAKASSAR. COM – Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto “Danny” lakukan pertemuan bersama 300-an lebih kelompok elemen masyarakat yang terdiri dari Tokoh lintas agama, Ormas, OKP, Tokoh pemuda dan Mahasiswa se Kota Makassar di kediaman pribadinya Jl. Amirullah, (16/5/2017).

Pertemuan tersebut merupakan langkah dalam mengantisipasi kemungkinan segala bentuk perpecahan yang diduga akan terjadi pasca insiden aksi solidaritas untuk Ahok yang digelar oleh simpatisannya di Makassar beberapa waktu lalu yang juga mendapatkan penolakan secara keras dari beberapa elemen Ormas.

Pada kesempatan saat melakukan dialog bersama para tokoh, Danny yang biasa disapa DP, mengajak kepada seluruh tokoh Masyarakat yang yang hadir untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif di Kota Makassar

“Makassar adalah rumah kita bersama, olehnya kita semua sebagai tokoh harus bersama menciptakan suasana kondusif untuk kenyamanan kita kenyamanan seluruh warga Makasar ” Ungkapnya.

Lanjut Danny, bahwa tentunya orang yang memahami Makassar sebagai rumah bersama akan saling menghargai dengan berpegang teguh pada nilai- nilai leluhur budaya Makassar sipakatau (saling menghargai), Sipakainga (Saling mengingatkan), dan Sipakalebbi (saling menghormati).

Danny diakhir penyampaiannya mengatakan bahwa konstalasi apapun yang terjadi di luar Makassar seperti situasi Politik Pilgub DKI, jangan sampai berimbas ke Makassar, sehingga untuk mewujudkan itu, kata Danny seluruh tokoh serta ormas keagamaan dari agama Islam, Keristen Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu yang ikut hadir dalam kegiatanbtersebut, sepakat membangun komitmen bersama demi Makassar yang senantiasa aman, damai, serta tidak gampang tersulut provokasi pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab.

Diketahui, selain Walikota Makassar dan 300-an elemen Organisasi, hadir juga Kapolrestabes Kota Makassar, Kapolres Pelabuhan, Kajari, Dandim 1408 BS, anggota DPRD, dan Ketua MUI Makassar yang pada penghujung pertemuan tersebut Walik9ta Makassar Danny Pomanto sepakat melakukan Deklarasi Perdamaian dimana Hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah panglima tertinggi dalam penegakan Hukum.Kuncinya…

( R1-Majied rl )

Komentar