Diluruskan, Sekretaris DPD PDIP Sulsel: Tidak Benar Sekretaris DPC PDIP Gowa Ditahan

0
193
Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi P Goni.

PORTALMAKASSAR.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan membantah jika Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Gowa ditangkap polisi.

Seperti diberitakan Musyafir Dg Sila alias Beta Dg Ngalle, Warga Kecamatan Parang Loe ditangkap, Kamis (18/5), berdasarkan laporan polisi LP/175/VIII/2016/SULSEL/Sek. Tanggal 2 Agustus 2016.

Musyafir Dg Sila alias Beta Dg Ngalle, ditangkap dan disebut dalam keterangan polisi setempat Polsek Bontomarannu Kabupaten Gowa sebagai Sekretaris DPC PDI P Gowa.

“Tidak betul itu Sekretaris DPC (PDIP Gowa) Dek. Itu anggota biasa,” tegas Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni saat dikonfirmasi portalmakassar.com, Jumat (19/5).

Rudi yang sekaligus Legislator DPRD Sulsel menegaskan Sekretaris DPC PDIP Gowa bernama Mahmudin dan sedang berada di luar Sulsel.

“Mahmudin namanya Sekretaris DPC PDI P Gowa. Beliau lagi tugas partai di Bali. Berarti sek (sekretaris) siapa yang di tahan?,” ucap Rudi Pieter.

Musyafir Dg Sila alias Beta Dg Ngalle. Ist
Musyafir Dg Sila alias Beta Dg Ngalle. Ist

Lebih lanjut, dikemukakan Rudi Pieter, partainya selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah dan hukum tetap menjadi panglima.

“Prinsip kami adalah menangis dan tertawa bersama rakyat. Bukan membuat rakyat menangis dengan kelakuan anggota partai. Tapi kami mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Serta selalu berkeyakinan bahwa hukum adalah Panglima. Biarkan dia mempertanggungjawabkan perbuatannya apabila benar tuduhan, tapi jika tidak inilah kesempatan untuk melakukan klarifikasi dan membela diri,” jelasnya.

Dijelaskan dalam laman berita yang ada, Kanit Reskrim Polsek Bontomarannu Ipda Norman membenarkan adanya sekertaris internal DPC PDI P yang diamankan oleh anggotanya karena dugaan penipuan dan penggelapan.

“Benar saya bersama anggota saya mengamankan saudara Musyafir yang diketahui adalah Sekertaris internal DPC PDI P gowa karena ada laporan penipuan dan penggelapan yang dilakukannya dengan modus jadi calo CPNS,” kata Norman.

(hs)

Komentar