Tingkatkan Peran Generasi Muda Dalam Pertumbuhan Ekonomi,HMI Makassar Gelar Dialog Publik

0
130
Dialog publik HMI Makassar dengan mengangkat tema " Peran Generasi Muda Dalam Pertumbuhan Ekonomi", Minggu (21/5/17) ||Handover

PORTALMAKASSAR.COM— Bidang KPP (Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi) HMI Makassar menggelar dialog publik dengan mengangkat tema ” Peran Generasi Muda Dalam Pertumbuhan Ekonomi”, Minggu (21/5/17) bertempat di Wisma HMI Cabang Makassar jalan Bonto Lempangan.

Hadirnya berbagai narasumber yang mahir di bidangnya membuat peserta tertarik dan termotivasi untuk berwirausaha, yaitu diantaranya Herman Heizer,ST,Hi ( Ketua Hipmi Sulsel), Yusran Sofyan,SE,MSi ( Wakil Ketua DPRD Sulsel) serta Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan yang di wakili oleh Muh. Hasyim selaku Kepala Seksi Penanganan Perkoperasian Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Sulsel.

Kegiatan yang di mulai Pukul 20.00 WITA ini, di hadiri beberapa pesarta dari berbagai kampus yang ada di makassar,  bahkan tamu undangan dari siswa SMA pun hadir di tengah-tengah Mahasiswa, dalam pembahasan Peran Generasi Muda Dalam pertumbuhan Ekonomi” para nasasumber sangat mengapresiasi kegiatan yang di adakan HMI Bidang KPP di mana, peran pemuda mamang sangat penting untuk dapat membantu menumbuhkan perekonomian yang ada di indonesia apalagi saat ini Pemerintah terus menggenjot pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 2%, agar dapat memperbaiki Perekonomian di Indonesia.

Sesuai dengan UU No.40 tahun 2009 peran pemuda sangat penting, apalagi di usia produktif umur 16-30 tahun masih memiliki peran dalam menumbuhkan perekonomian yang ada di Indonesia, agar dapat mensejahterakan Indonesia maka Indonesia membutuhkan 2% pengusaha untuk bisa mendongkar perekonomian,” papar Yusran Sofyan dalam memberikan motivasi buat para peserta.

Selain itu Yusran Sofyan juga mengingatkan kata-kata yang sering di utarakan oleh Sukarno terkait kepemudaan yang menjadi motivasi buat generasi bangsa, ” Saya ingat kata-kata sang My Father (Sukarno) yaitu berikan saya 10 pemuda agar dapat menggungcang dunia ini, karena peran pemuda sangat di butuhkan di indonesia. Apalagi dalam pertumbuhan ekonomi, saya memberi contoh seperti yang di lakukan oleh Bilget selaku penemu aplikasi Facebook yang hingga kini masih menjadi kebutuan setiap manusia apalagi di Indonesia,” salutnya.

Selain itu dari Dinas Koperasi dan UMKM pun juga memberikan bocoran terkait program wirausaha di Dinas Koperasi dan UMKM agar dapat mencetak pengusaha muda hingga sampai di perkotaan.

Setiap tahunnya Pemprov memiliki program untuk terus mengenjot pertumbuhan ekonomi yang ada di Sulawesi Selatan, dimana program mencetak wirausaha muda, memang sudah di bentuk Pergub untuk menguatkan program tersebut, agar dapat mencetak 6000 pengusaha setiap tahunnya,” papar Muh.Hasyim .

Semetara itu , Herman Haizer selaku Ketua Hipmi Sulsel pun mengharap agar para calon pengusaha maupun yang sudah memiliki usaha, terus mengasah keterampilan di bidang wirausaha tersebut, kerena Hipmi akan terus membimbing dan memberikan solusi buat masalah-masalah yang di hadapi oleh para pengusaha.

Kami setiap harinya membuat pelatihan-pelatihan kewirausahaan di Sekertariat Hipmi Sulsel, untuk terus mengasah jiwa dan keterampilan yang di hadapi oleh para generasi muda bahkan masalah yang di hadapi para pengusaha kami mendatangkan mentor yang handal untuk meyelesaikan masalahnya,” tutur ketua Hipmi.

Harapan dalam kegiatan ini di utarakan oleh Wasekum bidang Kewirausahaan dan pengembangan Profesi agar keluaran dalam acara dialog tersebut agar terus termotivasi dan tidak takut jadi pengusaha, sehingga peran pemuda dalam pertumbuhan ekonomi bisa menjadi solusi buat bangsa indonesia.

Saya mengharapkan bahwa kegiatan dialog kewirausahaan yang kami lakukan bisa menjadi solusi buat pemerintah dan generasi muda untuk mendongkrak perekonomian di negeri ini apalagi, Indonesia membutuhkan pengusaha-pengusaha muda untuk bisa bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang jumlah pengusahanya jauh lebih bayak dari pada Indonesia,” tutur Arif Wangsa.

Selain itu Arif Wangsa pun menuturkan bahwa kegiatan ini memang memberi solusi buat generasi muda agar dapat menjadi pengusaha di usia masih muda. ” Kegiatan ini tidak akan berakhir sampai di sini karena akan ada kegiatan lanjutan untuk membantu pembimbingan dalam pembuatan usaha, dan kami sudah kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM dalam bimbingan pelatihan pencetak pengusaha,” ucap Mahasiswa dari background ekonomi ini.

Dipenghujung acara, ketua Bidang Hukum Dan HAM menawarkan sebuah petisi untuk bisa bekerjasama membantu pertumbuhan ekonomi yang ada di Sulawesi Selatan, yang di tanda tangani oleh Dinas Koperasi dan UMKM selaku tingkat pemerintah, DPRD Provinsi selaku Pengontrol pemerintah, dan Hipmi Sulsel selaku mentor dan pembina untuk menciptakan pengusaha-pengusaha handal di kemudian hari. ( **/RED2)

Komentar