Pengamat Politik Unibos Nilai ” Cakka” Lebih Realistis Dampingi ” IYL”

0
128
Pengamat Politik, Arief Wicaksono. (ist)

PORTALMAKASSAR.COM – Pakar Ilmu Politik Unversitas Bosowa (Unibos), Arif Wicaksono, menyebut diantara dua nama potensial yang tepat mendampingi Ichsan Yasin Limpo (IYL) yakni Andi Mudzakkar (Cakka) yang merupakan Bupati Luwu dan Mathius Salempang yang merupakan Mantan Kapolda Sulselbar. Namun, dari 2 nama tersebut, Arif menilai Cakka lebih realistis.

Menurutnya, keduanya tentu sangat potensial namun, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, seperti persoalan geopolitik dan konstribusi politik bagi perjalan sosialisasi IYL.

Berdasarkan analisa tersebut, Akademisi Unibos ini menyebutkan, bahwa Cakka merupakan yang paling realistis dibandingkan Mathius, karena menurutnya, jika ditelisik lebih jauh, Mathius Salempang memang dianggap merupakan representasi wilayah geopolitik tradisional IYL kedepan, namun, ada kemungkinan Mathius tidak akan maju karena kontribusi politiknya akan relatif lebih kecil dari dibandingkan Andi Cakka.

Cakka yang selama ini giat menggalang pengumpulan dukungan independen untuk IYL, secara kasar mungkin Andi Cakka terlihat sedikit lebih realistis dari pada yang lain, termasuk Mathius Salempang,” kata Arif, Minggu (28/5/2017).

Arif melanjutkan, meski Mathius Salempang dianggap sebagai representasi figur dari wilayah yang merupakan salah satu basis dari SYL di Pilgub lalu, namun Arif berkeyakinab, hal yang harus diingat, Andi Cakka merupakan simbol yang mewakili masyarakat Luwu, seperti yang diharapkan Datu Luwu, ditambah irisan politik Cakka yang sangat dekat dengan Abd. Aziz Qahhar Mudzakkar.

Dalam politik semua harus dipertimbangkan dan semua hal harus diperhitungkan, maka secara kasar mungkin Andi Cakka terlihat sedikit lebih realistis Mathius, ini juga saya hanya melihat gejalanya,” lanjutnya.

Terakhir, yang Arif menegaskan, bahwa apapun itu, hasil finalnya tetap di ada di tangan Ichsan Yasin Limpo sebagai tokoh pemegang hak priogratif.

Hasil akhirnya, tentu saja akan kembali kepada pak IYL yang akan menetapkannya,” tandasnya.(JIEL/RED2)

Komentar