Bukti Loyalitas Besarkan Partai Demokrat, AAB Kembalikan Formulir Pilwali Makassar

0
86
andri arief bulu
Bakal calon walikota Makassar H. Andry Arief Bulu, SE, MM (AAB) mengembalikan formulir pendaftaran di partai Demokrat Makassar, Jln. Borong Raya, Rabu (26/7/17)

PORTALMAKASSAR.COM — Bakal calon walikota Makassar H. Andry Arief Bulu, SE, MM (AAB) mengembalikan formulir pendaftaran di partai Demokrat Makassar, Jln. Borong Raya, Rabu (26/7/17) siang tadi.

Kedatangan mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini diterima langsung oleh Sekretaris Desk Pilkada Demokrat Makassar, Abdi Asmara dan anggota desk pilkada Ir. H. Bakrief Arifuddin serta Haeruddin Hafied.

AAB datang bersama beberapa ormas yakni IMDI Sulsel dan Lira Sulsel. Tercatat saat ini sudah 3 orang kader demokrat yang mengembalikan formulir sebelumnya adalah Syamsu Rizal, kemudian Adi Rasyid Ali dan terakhir Andry Arief Bulu.

Saya mengembalikan formulir ini sebagai calon walikota dan wakil walikota yang tentunya sebagai kader Demokrat ini adalah salah satu langkah untuk membesarkan partai Demokrat mengingat saya lahir dan dibesarkan oleh Demokrat tentunya ini sebagai bukti loyalitas saya sebagai kader“, ucap Sekretaris Majelis Tinggi DPD Partai Demokrat Sulsel ini.

Perihal adanya dua kader demokrat yang juga maju sebagai bakal calon walikota, AAB mengatakan bahwa ini bukan rivalitas. “Ada beberapa kader PD yg juga berusaha mendapatkan rekomendasi, yakni Deng Ical dan Adi Rasyid Ali, ini bukan rivalitas tapi membuktikan bahwa banyak kader PD yang punya integritas yang tidak di ragukan, dan saya siap bersaing sehat, karena bagamanapun tujuannya untuk PD, siapapun yang terpilih maka kita berikan kesempatan“, tambah Gubernur Lira Sulsel.

AAB berharap sebagai kader partai yang terlibat sejak awal dalam pengembangan partai demokrat di Sulawesi Selatan, dapat di berikan kesempatan untuk mendapatkan rekomendasi guna bertarung pada pilwali Makassar 2018 yang akan datang, tentu sesuai dengan standar dan mekanisme internal partai serta visi misi perjuangan demokrat pro yakni pro rakyat. (RIL/RED2)

Komentar