Wabup Bulukumba Kukuhkan Asosiasi Nelayan Tonipa

0
77
asosiasi nelayan tonipa
Wabup Bulukumba, Tomy Satria kukuhkan Asosiasi Nelayan Tonipa, Senin (31/7/17)

PORTALBULUKUMBA.COM – Para nelayan Kampung Nipa membentuk Asosiasi Kerukunan Nelayan Tonipa. Asosiasi ini menjadi wadah pemersatu bagi para nelayan, dan wadah memperjuangkan aspirasi mereka.

Hidayat Kahar yang menjadi ketua asosiasi tersebut mengemukakan jika awal pembentukan wadah tersebut karena para nelayan di situ tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah dan keluhan dari nelayan tidak ditindak lanjuti.

Asosiasi ini menghimpun para nelayan dari lingkungan Nipa, Bentenge dan Gaddea untuk mengawal segala permasalahan dari nelayan. Kami berharap asosiasi ini menjadi wadah pemersatu untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan” ujar Hidayat dalam laporannya.

Ditambahkannya dengan motto Bersatu, Bangkit dan Sejahtera, wadah tersebut dapat mendorong para nelayan yang tergabung dalam asosiasi untuk lebih produktif dan mandiri.

Sementara itu, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang mengukuhkan pengurus Asosiasi Kerukunan Nelayan Tonipa mengaku respek terhadap upaya para nelayan yang membentuk wadah tersebut.

Kami percaya, asosiasi ini dapat menjadi alat pemersatu bagi nelayan, khususnya di kampung Nipa Kelurahan Bentenge ini. Segala aspirasi yang telah disampaikan pada dasarnya sudah menjadi perhatian bagi pemerintah untuk kita realisasikan” ujar Tomy Satria saat memberikan sambutannya di pinggir sungai Kampung Nipa tempat kegiatan berlangsung, Senin (31/7)

Lebih lanjut, Tomy menyebut jika tahun depan pemerintah akan melakukan pengerukan di muara sungai Bialo tersebut, sehingga perahu para nelayan dapat bersandar dengan baik. Dirinya juga mengajak para nelayan untuk mengaktifkan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Bentenge. Dia meminta Dinas Perikanan untuk tidak memungut retribusi pada kegiatan-kegiatan TPI. Kebijakan tersebut adalah bagian dari komitmen untuk mengaktifkan TPI tersebut.

Menurut Tomy, kedepannya wilayah kampung Nipa akan menjadi wilayah strategis oleh karena pembangunan jembatan muara sungai Bialo sementara dirintis. Olehnya itu, Tomy meminta masyarakat di sekitar situ dapat menangkap peluang-peluang ekonomi dengan adanya jalanan baru tersebut. (RIL/RED2)

Komentar