Gerindra Dorong AIA Kembali ke Wajo Bertarung Jadi Bupati

Gerindra Dorong AIA Kembali ke Wajo Bertarung Jadi Bupati

491
Anggota DPR RI Asal Sulsel, Andi Irwan Aras (AIA). Ist

PORTALMAKASSAR.COM – Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Wajo 2018 dipastikan akan berlangsung sengit. Partai Gerindra memastikan akan mengusung Andi Iwan Aras (AIA) yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI, apabila AIA ikut maju.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Prabowo memanggil langsung Andi Iwan Aras setelah memberi taklimat didepan seluruh anggota DPR RI dan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra (Jum’at, 28 Juli 2017) lalu.

Dalam acara tersebut, mantan Pangkostrad ini memerintahkan para kader terbaiknya untuk maju dan bertarung di Pilkada 2018.

Kepada Iwan Aras, Prabowo Subianto berpesan khusus agar mencari figur yg layak untuk memimpin Wajo. Bahkan bila diperlukan, AIA harus siap untuk kembali ke Wajo dan menjadi Bupati disana.

Pesan tersebut disampaikan oleh Prabowo, setelah sebelumnya mengucapkan selamat dan terima kasih, karena AIA selaku manager berhasil memimpin Tim Pencak Silat Indonesia, menjadi juara umum pada Kejuaraan Dunia di Bali, Desember 2016.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaminkan hal tersebut dan menjelaskan bahwa rekomendasi Partai Gerindra untuk AIA di Pilkada Wajo 2018 sudah dibuat dan tinggal diserahkan.

“Penugasan langsung semacam ini sudah lumrah di Partai Gerindra. Bapak Prabowo selalu percaya bahwa kader-kader Gerindra mampu untuk menjadi pemimpin baik di daerah maupun di tingkat nasional,” ujar Dasco memalui rilis yang diterima portalmakassar.com.

Sementara itu, Kordinator Regional Sulawesi DPP Partai Gerindra, Abdul Karim Aljufri yang saat ini berada di Sanghai China saat dimintai keterangan via WhatsApp mengenai pernyataan Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan Idris Manggabarani tentang tidak seriusnya Andi Iwan Aras bertarung di Pilkada Wajo yang dimuat beberapa media, Abdul Karim menanggapi dengan santai bahwa hal tersebut perlu dikonfirmasi kembali.

“Tidak lah, tidak mungkin Pak Ketua (Idris Manggabarani.red.) bicara seperti itu. Mungkin ada yang salah mengutip pernyataan beliau,” kata Abdul Karim yang juga merupakan Sekertaris IPSI Prov. DKI tersebut. (RIL)

Komentar