Reza, Balita Penderita Hydrocephalus di Bulukumba Butuh Uluran Tangan Dermawan

Reza, Balita Penderita Hydrocephalus di Bulukumba Butuh Uluran Tangan Dermawan

305
Reza hydrocephalus Bulukumba
Reza (2) warga Desa Batukaropa Kec.Rilau Ale Kab.Bulukumba yang menderita penyakit Hydrocephalus sedang di rawat oleh neneknya Besse,Kamis (10/8/17)||portalmakassar.com

PORTALBULUKUMBA.COM – Reza namanya. Balita berumur dua tahun ini menderita Hydrocephalus (pembesaran di kepala). Mirisnya, Reza tidak mendapat perawatan di rumah sakit lantaran tidak memiliki biaya.

Reza Warga Dusun Batukaropa, Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, sangat butuh uluran tangan baik dari pemerintah maupun para dermawan. Apalagi Reza hanya di rawat oleh neneknya bersama dengan 6 orang cucunya yang lain.

Orang tua laki-laki Reza berada di Malaysia sementara ibunya, Nurhayati menjalani proses di dalam Lapas atas kasus penyalahgunaan Narkotika.

Nenek Reza, Besse (67) mengharapkan sekiranya ada bantuan dari dermawan dan perhatian dari pemerintah daerah, karena ketidak mampuan untuk membiayai pengobatan cucunya tersebut.

Reza hydrocephalus Bulukumba
Inilah kondisi adek Reza, balita penderita Hydrocephalus di Bulukumba yang butuh uluran tangan dermawan

Saya bekerja hanya sebagai dukun beranak, saya susah ekonomi karena tidak memiliki biaya untuk mengobati Reza. Semoga ada dermawan yang ingin membantu biaya untuk berobat, ” harapnya ke PortalMakassar.com saat ditemui dikediamannya, Kamis (10/08/17).

Sementara itu, diketahui pihak Pemerintah Desa Batukaropa terkhusus Kepala Desanya tidak pernah melihat kondisi warganya tersebut.

Tidak pernah Kepala Desa Batukaropa melirik keadaan cucu kita, hanya Pak Dusun yang setiap hari ┬ámemantau kondisi Reza ” tutur Besse.

Di ketahui penyakit Hidrocefalus adalah penumpukan cairan pada rongga otak atau yang disebut dengan ventrikal.

Ibu Besse sangat ingin sekali agar cucunya perawatan di rumah sakit, namun keadaan yang sudah harus pasrah dengan Kondisi Reza. Jangankan untuk merawat Reza ke rumah sakit, untuk makan saja kadang ada kadang tidak ada ,” timpal Waris, Kadus Batukaropa. ( RED2 )

Komentar