Temu Konstituen, Aliyah Mustika Di Sambut Ratusan Warga Selayar

Temu Konstituen, Aliyah Mustika Di Sambut Ratusan Warga Selayar

138
Aliyah Mustika Temui Ratusan Warga Selayar
Anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat, Aliyah Mustika Ilham menemui ratusan warga di Baruga Serbaguna Kelurahan Batangmatasapo, Kepulauan Selayar, Sabtu 26 Agustus 2017.

PORTALSELAYAR.COM-Anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat, Aliyah Mustika Ilham menemui ratusan warga di Baruga Serbaguna Kelurahan Batangmatasapo, Kepulauan Selayar, Sabtu (26/08/ 2017).

Kedatangan Aliyah dalam upaya sosialisasi pemberdayaan masyarakat terkait obat, pangan dan kosmetik yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Sulsel.

Dalam sosialisasinya, legislator komisi IX yang membidangi kesehatan dan tenaga kerja ini mengimbau warga untuk mewaspadai peredaran obat palsu, makanan berformalin dan kosmetik berbahaya.

Peredaran obat palsu dan kosmetik palsu ini tanggung jawab kita semua, termasuk teman-teman kepolisian. Masyarakat pun harus diberikan pemahaman agar teliti membeli obat, makanya bersama BBPOM kita aktif beri edukasi turun ke tengah masyarakat,” kata Aliyah.

Ketua PKK kota Makassar periode 2004-2014 ini menjelaskan kepada warga, setiap kali membeli obat wajib memperhatikan kondisi kemasan, tanggal kadaluarsa dan menganjurkan untuk membeli di apotik resmi atau toko obat berizin.

“Kalau kemasannya rusak, sebaiknya janganki ambil. Begitupun kalau beli kosmetik, hati-hati belanja secara online,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan terima kasihnya kepada warga kepulauan Selayar. “Setiap kali kami ke Selayar, sambutan dan penerimaan warga sangat baik, inilah yang membuat kami selalu ingin ke Selayar, terima kasih bapak ibu,“kata isteri Ilham Arief Sirajuddin ini disambut tepuk tangan warga.

Kepala BBPOM Sulsel, Muhammad Guntur, mengungkapkan hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya menemukan hampir 90 persen penjualan obat, jamu dan kosmetik secara online tidak terdaftar di Badan POM.

Artinya ilegal, tapi kita terus awasi, kalau kami temukan itu palsu, kita akan polisikan. Makanya badan POM tidak merekomendasi anda membeli secara online,” ungkapnya.

Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan obat yang kandungannya adalah tepung. “Bagaimana orang sakit mau sembuh kalau obat palsu, tambah sakit jadinya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan ini terlaksana atas perjuangan Aliyah di komisi IX dalam bidang kesehatan.

Kalau bukan bu Aliyah di komisi IX perjuangkan kegiatan ini, kami pasti kesulitan untuk bisa temui warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, mengatakan kedatangan Aliyah merupakan wujud kepeduliannya kepada warga Selayar.

Sebagai legislator pusat, kedatangannya beri dampak postif ke warga,” kata Zainuddin.

Hadir pula dalam sosialisasi tersebut, Kadis Kesehatan dr. H. Husaini, Dirut Rumah Sakit KH. Hayyung, dr. Hazairin Nur, Anggota DPRD Selayar fraksi Partai Demokrat, Yudi Nasir Leha, Andi Mahmud dan Syukri. (ril)

Komentar