Begini Inovasi Program Paten yang Berjalan di Kecamatan Rappocini

0
189
Ruang Pelayanan Kantor Kecamatan Rappocini, Jl Teduh Bersinar.

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Program Paten (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) seperti diatur dalam Permendagri No 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan, di mana seluruh Kecamatan sudah harus menerapkan program tersebut pada tahun 2015.

Hal ini agar terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas (prima) menjadi salah satu ciri tata pemerintahan yang baik (good governance).

Berkaitan hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, Provinsi Sulsel, melalui Bagian Pemerintahan melakukan studi banding di Kecamatan yang ada di Makassar untuk penerapan program pemerintah pusat ini.

Kecamatan yang disambangi rombongan yang terdiri dari beberapa SKPD Pemkab Soppeng seperti PTSP, Bagian Hukum, Bagian Organisasi dengan leading sektor Bagian Pemerintahan yakni Panakkukang dan Rappocini.

Muh Evinuddin, Kabag Pemerintahan Pemkab Soppeng, saat studi banding di Kantor Camat Rappocini, Jl Teduh Bersinar, mengatakan kegiatan ini dilakukan karena di kecamatan ini memiliki inovasi pelayanan publik yang baik.

“Di Rappocini sudah menerapkan Paten. Bahkan pelayanan disini lebih canggih dengan berbasis teknologi. Saya rasa banyak pelajaran yang kami bisa ambil dengan menerapkan pelayanan yang prima sesuai kondisi, kebutuhan daerah khususnya di Soppeng,” kata Muh Evinuddin usai pertemuan dengan Camat Rappocini Hamri Haiya terkait inovasi pelayanan publik baru-baru ini.

Dia berharap, ilmu yang diterima di Rappocini seperti yang disampaikan Camat Rappocini, Hamri Haiya kepada peserta studi banding bisa memotivasi agar segera menerapkan di kecamatan – kecamatan di Soppeng.

“Hasil ini akan kita sampaikan ke Pimpinan (Bupati) untuk segera merumuskan kebijakan melalui regulasi untuk penerapan pelayanan prima (paten),” ujarnya.

Sementara Hamri Haiya menyampaikan penerapan paten ini bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kalau paten bagaimana pengurusan berkas selesai ke masyarakat. Namun sistem pelayanan yang kami terapkan disini kepuasan. Jadi kita naikkan great paten ini setingkat, yakni masyarakat puas,” ujarnya.

Apa itu, seperti inovasi motor pelayanan yang sudah ada di seluruh keluruhannya. Sehingga masyarakat dalam pengurusan berkas administrasi tidak lagi harus ke kantor cukup menghubungi nomor layanan dan berkas jemput dan diantarkan setelah selesai.

“Alhamdulillah saat ini tingkat kepuasan masyarakat itu banyak pada motor pelayanan. Karena itu inovasi belum pernah ada. Kedepan kita akan kembangkan melalui launching inovasi berbasis teknologi. Jadi warga cukup masuk ke website kecamatan, lalu download blanko administrasi lalu kirim via email dan kalau selesai diantarkan,” beber mantan Camat Mariso ini.

Dihadapan para tamu dari Pemkab Soppeng ini, Hamri Haiya menambahkan pada website kecamatan ini sudah di buat dengan sistem dua arah.

“Masyarakat bisa live chating itu langsung masuk ke HP lurah. Jadi kami mau ubah paradigma birokrasi dari raja menjadi pelayan. Melalui sistem kami ini, menghilangkan monopoli birokrasi. Sehingga masyatakat punya pilihan pelayanan yang dibutuhkan,” paparnya.

Di kantor Kecamatan Rappocini sendiri tersedia Warr Room yang terintegrasi kantor lurah se-kecamatan Rappocini. Adapula ruang pelayanan yang nyaman dengan standar mirip bank, ada juga ruang media sosial, bank sampah Tenar (Teduh Bersinar), dan vertikal garden. (ads/red3)

Komentar