Berkah Makassar F8, Anggiat Sinaga: Hunian Hotel Melejit Hingga 80%

0
66

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Gemuruh dan atraksi Jet Sukhoi dan Jupiter di atas langit Losari mewarnai Gerak Event Makassar Internasional Eight Festival dan Forum 2017.

Dari pagelaran akbar yang kedua kalinya ini mendatangkan berkah dari para pelaku usaha di Makassar tak terkecuali usaha perhotelan.

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, tingkat hunian hotel di kota daeng saat ini melejit hingga 80 persen. Okupansi secara signifikan tersebut tak lepas dari event F8, baik tamu lokal, domestik dan mancanegara memilih perhotelan sebagai rumah ke-dua di Makassar.

“Sebanyak 38 Hotel berbintang yang menjadi hotel Officier dari gelar F8 dengan jumlah kamar keseluruhan sebanyak 7.700. Itu belum termasuk dalam hotel-hotel yang diluar parnert f8, jadi tingkat kenaikan hunian mencapai 80 persen di hari ke-dua F8,” jelas Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, Kamis (7/9/2017)

Ia menambahkan, jumlah kamar untuk tamu yang berasal dari beberapa negara dinilai sudah sangat memadai. Jika, kata Anggiat, nantinya 38 hotel yang disiapkan masih belum mencukupi, masih banyak hotel non bintang dengan kualitas yang tak kalah bagusnya telah disiapkan oleh pihak PHRI.

“Kita juga ada price special. Selain Special ratenya, juga diberi paket nginap 5 hari dengan bayaran 4 hari, free laundry, dan free pick up drop dari hotel ke pantai Losari,” tuturnya.

Sementara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia, Triawan Munaf , memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Danny Pomanto atas terselenggarannya F8 Makassar, karena berhasil membangkitkan gairah ekonomi kreatif di Makassar.

“Pak wali kota Makassar memang luar biasa, karena dengan adanya kegiatan F8 ini gairah dari ekonomi kreatif di Makassar meningkat. Saya baru pertama kali melihat ada event di Indonesia dengan begini banyaknya tamu-tamu dari luar negeri,” jelasnya.

Diketahui, festival F8 yang digelar pada tahun kedua tersebut menampilkan beberapa pertunjukan, di antaranya pameran fashion, film, folklore, flora dan fauna, fine art, fusion music, fiction writer, yang akan digelar pada 6-10 September 2017 di beberapa titik lokasi di Makassar. (mdp/red3)

Komentar