Kemarau, Pejabat PDAM Makassar Mandi Pakai Air Galon

0
178
Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Idris Tahir, saat menunjukkan kondisi Bendungan Lekopancing, yang kering, Selasa (12/9). PM

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Siapa menjamin pejabat PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Makassar akan ‘bergelimang’ air.

Nyatanya, pejabat sekalipun di PDAM Makassar ternyata krisis air bersih di kediamannya dan harus menggunakan air galon untuk keperluan sehari-hari termasuk mandi.

Demikian diungkapkan Kabag Humas PDAM Kota Makassar, Muh Idris Tahir saat bincang-bincang dengan awak media usai mengunjungi Bendungan Lekopancing, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulo, Kabupaten Maros, Selasa (12/9/2017) sore.

“Saya ini sudah dua hari pakai air galon mandi, padahal kalau mau dibilang ini saya kerja di PDAM, tapi saya juga tidak dapat air,” kata Muh Idris, Selasa (12/9).

Menurut Muh Idris, ini dampak dari kondisi kemarau sehingga Bendungan Lekopancing yang merupakan sumber IPA (instalasi pengolahan air) II dan IPA III menyuplai air untuk wilayah Utara (Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah) dan Timur Kota (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya) Kota Makassar devisit.

“Kemarin malam itu jam 4 subuh mengalir, sekitar satu jam kembali mati. Itu hanya dipakai mandi anak-anak. Kalau saya terpaksa beli air galon pakai mandi,” ujarnya.

Kondisi seperti ini terakhir terjadi Tahun 2002 – 2003, sehingga kata Muh Idris, tahun ini masuk kategori ekstrem. “Kemarau sekarang sangat ekstrem,” kata Muh Idris.

Kendati demikian, untuk diwilayahnya Rappokalling, tidak semua warga krisis air.

“Ada di daerah sekitar saya juga dapat air. Ini air juga lucu-lucuan, kadang yang lebih tinggi pipanya tidak mengalir, tapi tetangga disebelah justru mengalir ji,” ungkapnya. (hsn/red3)

Komentar