Bendungan Lekopancing Kering, Wilayah Utara dan Timur Kota Makassar Krisis Air Bersih

0
95

MAROS, PORTALMAKASSAR.COM – Kondisi kemarau saat ini mengakibatkan Bendungan Lekopancing, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulo, Kabupaten Maros, mengering.

Akibatnya, suplai air PDAM Kota Makassar untuk wilayah IPA II Panaikang dan IPA III Antang berkurang hingga 60 persen karena sumber air berasal dari Bendungan Lekopancing.

IPA (instalasi pengolahan air) II dan IPA III menyuplai air untuk wilayah Utara (Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah) dan Timur Kota (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya) Kota Makassar.

Kepala Bagian (Kabag) Humas PDAM Kota Makassar, Muh Idris Tahir menjelaskan Bendungan Lekopancing berjarak sekitar 28 kilo meter menuju IPA II dan III.

“Kita lihat sendiri kondisi Lekopancing kering. Ini sudah terjadi dua bulan, dan kalau kita lihat masih terus berlanjut. Kira-kira normalnya kembali bulan 11 saat turun hujan,” kata Muh Idris, disela-sela mengunjungi Bendungan Lekopancing, Selasa (12/9) sore.

Ia mengungkapkan normalnya 1250 liter per detik ke IPA II dan III. Untuk wilayah yang dilayani IPA II dan III ada 60 ribu pelanggan.

“Dari jumlah itu, ada sekitar 10 ribu pelanggan baru mengalir airnya jam 10 malam. Normal mengalir 4 sampai 6 jam. Tapi ada juga bahkan sekitar 1-2 persen (dari 60 ribu pelanggan) sudah tidak dapat,” tuturnya.

Adapun jalur-jalur yang krisis air seperti BTP daerah ketinggian yang juga kejauhan dari wilayah pelayanan isntalasi, wilayah Sudiang, beberapa blok Tamalanre, Untia, Mangga Tiga, dan Kodam II. Sementara lanjutnya untuk utara kota, seperti Pannampu, Kalukubodoa, Sinassara, (tallo), Sultan Abdullah.

“Adapun kami tetap siapkan mobil pengantaran air. Ada 11 unit standby, sistemnya by order di wilayah kantor terdekat. Atau bisa juga hubungi Humas (0411) 876777,” ungkapnya.

Diketahui IPA I berada di Ratulangi, sumber air Jeneberang, IPA II di Panaikang sumber air Lekopancing, IPA III di Antang sumber air Lekopancing, IPA IV di Maccini Gusung sumber air Jeneberang dan IPA V di Somba Opu sumber air Bili-bili. (hsn/red3)

Komentar