Hangat Soal Surat Edaran Nomor 3883, HMPSPTP FT UNM Tetap Gelar LDK

0
434
ldk ft unm
Himpunan Mahasiswa (Hipmas) Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di laboratorium PS PTP, Jum'at (15/9/17)

MAKASSAR,PORTALMAKASSAR.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian (HMPSPTP) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di laboratorium PS PTP, Jum’at (15/9/17).

Sebelumnya telah terjadi aksi LK se-UNM yang menuntut pencabutan surat edaran nomor: 3883/UN36/TU/2017 mengenai larangan mengikuti kegiatan lembaga kemahasiswaan bagi semester satu dan semester tiga.

Iqbal Latif, Ketua HMPS PTP mengungkapkan ia sudah mendapatkan izin dari pihak Prodi hingga Fakultas.

“Saya sudah konfirmasi kepada pihak Prodi dan Fakultas melalui Pembantu Dekan III, Dr. Ir. Bakharani Rauf. MT semalam.”

Lebih lanjut, dalam sambutannya ia berharap peserta LDK dapat memperbaiki niat dalam mengikuti kegiatan ini. Ia juga berharap semuanya dapat berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

“Semua harus perbaiki niat dan berkolaborasi” ungkap mahasiswa angkatan 2014.

Lebih lanjut, ia menambahkan peserta LDK merupakan mahasiswa Semester 3 atau angkatan 2016.

Senada dengan itu, pembina HMPS PTP Prof Dr. Lahming Ms. mengatakan bahwa pemimpin itu berbeda dengan bos, jika bos hanya menyuruh tanpa solusi, tapi pemimpin menurutnya seseorang yang memperhatikan anggotanya.

“Pemimpin itu bukan bos, pemimpin selalu memperhatikan anggotanya” ucap Guru besar Ilmu Lingkungan ini.

Ketua Prodi PTP, Dr Andi Sukainah pun menambahkan bahwa kegiatan LDK merupakan hal yang sangat penting, jadi jangan hanya dijadikan rutinitas, namun nilai yang terkandung didalamnya harus tercapai,ini bukan hanya sebagai rutinitas, tapi nilai-nilai yang terdapat dalam kegiatan ini dapat tercapai” pungkas dosen pangan ini.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari hingga tanggal 17 september. (rifan muzaqi)

Komentar