KKP Mutakhirkan Sistem Pengawasan Komoditi Perikanan di Bandara SHIAM

0
207

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar melakukan pemutakhiran sistem pengawasan dan pelayanan komoditi perikanan ke dalam modeling terpadu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sejak akhir Agustus 2017.

Sistem baru tersebut diyakini akan memudahkan pelayanan kepada pengguna jasa dan memaksimalkan pengawasan lalu lintas komoditi perikanan.

Ditemui awak media di ruang kerjanya, Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadidjah menyampaikan konsep ini merupakan transformasi percepatan pelayanan kepada pelaku usaha dengan optimalisasi fungsi pengawasan di pintu terakhir.

“Model ini sudah diterapkan di Medan dan Surabaya, Makassar mjd lokus pertama implementasi model ini di kawasan timur Indonesia. Pengawasan di bandara dilaksanakan full 24 jam oleh petugas kami yang kompeten” jelas Sitti.

Melalui konsep ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan menjamin seluruh hasil perikanan tersertifikasi dan meminimalisir tingkat pelanggaran.

Sebagaimana diketahui, pada bulan Agustus 2017, BKIPM Makassar telah melakukan penggagalan upaya penyelundupan komoditi perikanan yang diatur pengeluarannya seperti kuda laut, kerang kepala kambing, gelembung ikan, cangkang kima, akar bahar, lobster dan kepiting bakau bertelur. Pelanggaran yang ditangani sebanyak 91 kasus dan nilai ekonomi sumberdaya ikan yang berhasil diselamatkan sebesar Rp. 4.562.750.000.

Diharapkan melalui capaian kinerja tersebut, pengawasan sumberdaya perikanan yang dilalulintaskan akan menjadi prioritas utama mencapai misi KKP yaitu kedaulatan, kesejahteraan dan keberlanjutan. (ads/ril)

Komentar