Berkonten Pornografi dan Lelang Perawan, Pemilik Nikahsirri.com Diringkus

0
89
Tampilan situs nikahsirri.com sebelum diblokir. ist

JAKARTA, PORTALMAKASSAR.COM – Polda Metro Jaya membekuk pemilik situs Nikahsirri.com, berkonten pornografi dan menayangkan informasi lelang perawan.

Pemilik situs Nikahsirri.com yakni Aris Wahyudi, saat masih diperiksa oleh penyidik.

“Saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan di Jakarta, Minggu (24/9) dilansir cnnindonesia.

Adi mengatakan, polisi meringkus Aris di Kebon Jeruk Timur RT 003/002 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu dini hari. Aris ditangkap setelah mengakui sebagai pembuat situs Nikahsirri.com.

Adi mengatakan, anggota Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus menyelidiki situs pornografi tersebut sejak Jumat (22/9).

Situs itu dinilai mengandung unsur pornografi, eksploitasi anak dan wanita, menawarkan lelang perawan, serta menyediakan jodoh dan wali nikah.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa laptop, empat topi warna hitam bertuliskan “Partai Ponsel”, dua kaos warna hitam bertuliskan “Virgins Wanted” dan satu spanduk bertuliskan “Deklarasi Partai Ponsel Brutally Honest Political”.

Pelaku dijerat Pasal 4, Pasal 29 dan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27, Pasal 45, Pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, beredar sebuah video amatir seputar kronologi penangkapan Aris. Video berdurasi 59 detik itu memperlihatkan proses penangkapan Aris oleh sejumlah petugas berpakaian bebas yang datang ke rumah kontrakan.

Petugas datang ke lokasi dengan mengendarai tiga unit mobil operasional. Mereka menujukan surat penangkapan atas beroperasionalnya situs Nikahsirri.com.

Setelah berdialog selama beberapa menit, petugas langsung menggelandang Aris yang berpakaian kaos putih dan celana panjang hitam bersama istri dan balitanya menuju Mapolda Metro Jaya. Sejumlah warga dari pengurus RT dan RW setempat sempat menyaksikan penangkapan tersebut.

Dalam laman nikahsirri.com dijelaskan bahwa lelang perawan sebenarnya bukan hal yang asing bagi bangsa Indonesia. “Lelang yang memperebutkan ‘gadis yang masih suci’ ini adalah tradisi yang banyak berlaku di berbagai wilayah nusantara ini. Di daerah Jawa Tengah, lelang perawan ini dikenal dengan istilah ‘bukak klambu’ (membuka kelambu),” demikian pernyataan dalam laman tersebut.

Dalam lelang perawan, para mitra diwajibkan mengikuti tes keperawanan oleh tim dokter. Selain lelang keperawanan, pengelola juga memberikan layanan jasa lelang keperjakaan. Bedanya, mitra lelang keperjakaan diminta sumpang poncong untuk membuktikan kebenarannya. (ant/red3)

Komentar