Sufmi Dasco : Pengusutan Isu Impor Senjata Illegal Harus Dengan Kepala Dingin

0
63
Sufmi Dasco
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra,Dr.Ir.Sufmi Dasco Ahmad

JAKARTA,PORTALMAKASSAR.COM – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra,Dr.Ir.Sufmi Dasco Ahmad menilai isu impor ilegal 5.000 pucuk senjata api oleh kelompok tertentu dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo akan menimbulkan keresahan masyarakat.

” Pengusutan isu impor senjata ilegal harus dilakukan dengan kepala dingin agar terlepas dari intrik-intrik politik. Di satu sisi tidak boleh ada yang paranoid bahwa isu tersebut digoreng untuk memperburuk citra pemerintah tapi di sisi lain harus diwaspadai juga adanya pihak-pihak yang mengadu domba antar instansi resmi negara.” ucap Sufmi Dasco yang juga Ketua MKD DPR RI tersebut kepada redaksi portalmakassar.com, Minggu (24/09/17)

Ia menuturkan,sebelum ada keterangan yang jelas dari Panglima TNI soal institusi mana yang pernah berencana mengimpor senjata, baiknya kita semua tidak berasumsi. Masalah ini adalah masalah hukum, jadi kita hanya boleh memberikan penilaian berdasarkan bukti-bukti dan fakta hukum.

” Belakangan muncul spekulasi bahwa institusi tersebut adalah Badan Intelejen Negara (BIN), menurut saya spekulasi tersebut sangat tidak berdasar. Kita tahu berdasarkan tugas dan wewenang di bidang intelejen tidak ada kepentingan BIN untuk mengimpor senjata dengan jumlah begitu besar” katanya.

Ia menambahkan dengan fungsi intelejen, BIN mengumpulkan informasi berdasarkan fakta untuk mendeteksi dan melakukan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan setiap ancaman terhadap keamanan nasional. Jika mengacu pada tugas dan wewenang tersebut, sepertinya sudah jelas bahwa yang dimaksud Panglima TNI bukan BIN. (red2)

Komentar