Poltracking Indonesia: “Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dan Tren Elektabilitas Cagub-Cawagub Sulsel 2018″

0
65
Poltracking Pilgub Sulsel
Poltracking Indonesia : “Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dan Tren Elektabilitas Cagub-Cawagub Sulsel 2018 " ||Poltracking Indonesia

MAKASSAR,PORTALMAKASSAR.COM – Peneliti Poltracking Indonesia Aria Budi, Senin (25/9/17) merilis hasil survei Poltracking Indonesia yang dilaksanakan pada 10 – 17 Agustus 2017 dengan menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling.

Menurut Aria Budi, jumlah sampel dalam survei ini adalah 800 responden dengan Margin of Error +/- 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

“Metode pengumpulan data adalah responden terpilih diwawancara
secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih.Kendali mutu survei adalah pewawancara lapangan minimal mahasiswa atau sederajat dan mendapatkan pelatihan (workshop) secara intensif di setiap pelaksanaan survei.Quality control dilakukan dengan sangat ketat melalui Spotcheck lapangan 25% secara acak, callback seluruh responden (via telepon), double entry dilakukan melalui web aplikasi dan input data kuesioner melalui desktop, serta proses input data dikawal secara ketat dengan dicek kembali secara acak ke dokumen hasil wawancara,” ucapnya.

Dalam Quality Control tidak ditemukan kesalahan berarti. Maksud dan tujuan survei ingin melihat persepsi dan perilaku masyarakat menjelang Pilkada Sulawesi Selatan 2018.

“Maksud dari survei ini adalah memberi masukan bagi publik pemilih Provinsi Sulawesi Selatan untuk melihat secara riil kekuatan dan kelemahan kandidat Gubernur – Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, serta trend popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas.

Selain itu, juga mengukur penilaian kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta mengetahui penanganan problem-problem kontemporer Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Aria Budi.

Adapun temuan pokok survei adalah sebagai berikut: Temuan Umum (1). Tingkat kepuasan publik yang terekam pada survei ini terhadap kinerja Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat ini adalah 60,48% (gabungan antara cukup puas & sangat puas). Secara kuantitatif, angka kepuasan  ini tidaklah rendah karena berada di atas 50 persen.

Sementara publik yang puas dengan kinerja Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang saat ini: 59,21% (gabungan antara cukup puas & sangat puas). Secara kuantitatif tingkat kepuasan Wakil Gubernur selisih tipis 1.27% dibawah Gubernur. (2). Survei ini menunjukkan bahwa persoalan di bidang Infrastruktur Jalan dan Jembatan (20.97%) adalah persoalan mendasar yang dihadapi publik.

Sementara, pelayanan publik dalam pengurusan perizinan cenderung tidak menjadi isu penting bagi publik.

“Hal ini terkonfirmasi dengan keinginan publik terhadap Pembuatan/Perbaikan Jalan dan Jembatan dibandingkan Penyediaan Pekerjaan (0.26%), publik ditingkat kecamatan cenderung lebih memprioritaskan Pembuatan/Perbaikan Jalan (34.78%) dan Pembangunan Sarana Pendidikan (26.21%) yang terpenuhi,” pungkas Aria Budi. (red3/red2)

Komentar