CEO Gojek Umumkan GoPay Segera ‘Keluar’ dari Aplikasi Gojek

0
81
gopay gojek. int

JAKARTA, PORTALMAKASSAR.COM – CEO sekaligus pendiri Gojek, Nadiem Makariem mengumumkan bahwa GoPay nantinya akan bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di luar aplikasi Gojek. Sehingga Gopay tak hanya digunakan untuk membayar berbagai layanan Gojek seperti selama ini dilakukan.

“Dalam 3-6 bulan ke depan, GoPay akan keluar dari aplikasi Gojek. Dia akan bisa digunakan untuk pembayaran online maupun offline,” kata Nadiem dalam konferensi The Global Mobile Internet Conference (GMIC) Indonesia 2017 yang dilaksanakan di ICE, Tangerang, Selasa (26/9) seperti dikutip di cnnindonesia.

Dengan memperluas layanan pembayaran non tunainya, GoPay bisa digunakan di e-commerce atau situs online lainnya di Indonesia. GoPay juga bisa digunakan untuk membayar di toko offline. Sayang, Nadiem enggan menyebutkan secara rinci rekanan yang sudah bekerjasama dengan Gopay.

“Kalau e-commerce itu jelas. Tetapi jangan lupa bahwa Gojek memiliki jaringan offline merchant yang paling besar. Saya kira itu justru yang menarik,” lanjutnya.

Nadiem juga mengatakan nantinya, Gopay juga bisa digunakan untuk membeli di toko aplikasi seperti Play Store dan Apple App Store.

Promo bukan kunci

Alat pembayaran nontunai jadi salah satu yang sedang digiatkan oleh berbagai pihak. Mulai dari bank, operator telekomunikasi, e-commerce, hingga layanan fintech mencoba memberi tawaran pembayaran nontunai.

Sebab, pasar pembayaran nontunai ini besar. Pembayaran nontunai menyasar 70 persen penduduk Indonesia yang tidak tersentuh akses bank. Ini berarti terbuka peluang 175 juta penduduk yang bisa menggunakan layanan ini. Sayang, dari berbagai pilihan pembayaran yang ada, belum ada yang populer digunakan.

Menurut Nadiem, salah satu strategi yang dikembangkan untuk merengkuh pasar pembayaran nontunai adalah ketika alat pembayaran ini sudah menemukan kunci yang membuat transaksi pengguna jadi lebih cepat, mudah, nyaman dan efisien.

“Promo-promo itu tidak akan membawa Anda terlalu jauh dan membuat konsumen loyal,” tuturnya. Saat ini beberapa penyedia layanan nontunai berusaha menggenjot pengguna alat bayar mereka dengan berbagai promosi.

Nadiem mengatakan bahwa kini 50 persen transaksi Gojek dibayar melalui Gopay. Hal ini menurut Nadiem mengindikasikan Gojek telah berhasil mengubah gaya hidup masyarakat.

Meski optimis, Nadiem memahami bahwa ‘gelombang kedua’ Gopay ini akan lebih sulit dari gelombang pertama. Dia mengatakan tak hanya menyasar masyarakat yang tak mendapat akses bank tersebut. (red3)

Komentar