Daeng Bas Raih Penghargaan Anugerah Kebudayaan dari Mendikbud

0
61

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Seniman asal, Kota Makassar, Basri B. Sila meraih Anugerah Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Kategori Pencipta, Pelopor, dan Pembaharu, dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikbud, Kamis (28/9/2017).

Dalam malam pemberian penghargaan tersebut, Daeng Bas sapaan akrab dari Basri B. Sila ini menerima pin emas dan sertifikat penghargaan langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy atas prestasinya sebagai Pelopor Pelestarian dan Pembaharu Seni Budaya Sulsel.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi menyampaikan, penghargaan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda agar dapat melestarikan kebudayaan Indonesia dan dapat melahirkan karya budaya.

“Karya seni itu mengandung nilai-nilai estetik, etik, edukatif dan entertain. Jadi saya harap yang menerima penghargaan bisa memberikan inspirasi bagi generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu, peraih Pelopor Pelestarian dan Pembaharu Seni Budaya Sulsel, Daeng Bas mengatakan, bahwa seni budaya adalah suatu jembatan untuk menjadikan persahabatan di dunia.

“Seni budaya adalah jembatan persahabatan dunia,” singkatnya.

Turut menerima penghargaan di kategori yang sama komposer Nasional Addie Ms, Bupati Kutai Timur, dan Walikota Gorontalo.

Acara ini turut dihadiri kalangan selebriti diantaranya, Vina Panduwinata, Atiek cb, Dwiki Dharmawan, Ita Purnamasari, Memes, Kevin Aprilio.

“Penghargaan ini merupakan hadiah terbaik bagi perayaan hari jadi 50 tahun Yayasan Kesenian Batara Gowa tempat bapak mendedikasikan kreativitasnya dan dipersembahkan pula dalam rangka HUT ke 348 Sulawesi Selatan,” ungkap Andi Redo, putra Daeng Bas dan Direktur Yayasan Batara Gowa yang turut menghadiri acara.

Sementara, Tahun ini ada 47 orang penerima penghargaan kebudayaan yang sudah ditetapkan dari berbagai kategori diantaranya, kategori Bintang Budaya Parama Dharma sebanyak 3 penerima, Satyalancana Kebudayaan sebanyak 8 penerima, Pencipta, Pelopor dan Pembaru sebanyak 8 penerima, Pelestari sebanyak 8 penerima, Komunitas sebanyak 3 Komunitas, Anak Remaja sebanyak 5 penerima, Pemerintah Daerah sebanyak 5 penerima, Perorangan Asing sebanyak 3 penerima, dan Maestro Seni Tradisi sebanyak 4 penerima.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Nadjamuddin Ramly mengatakan, kegiatan penganugerahan bagi budayawan dan pegiat budaya ini merupakan kegiatan rutin tahunan Kemendikbud yang diselenggarakan sejak tahun 2012. (ril)

Komentar