Masalah Transportasi Masih Sebatas Diskusi

0
48

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Ditengah kondisi global kota Makassar, Provinsi Sulawesi selatan, kehadiran moda transportasi massal dan infrastruktur penunjang transportasi umum agar masyarakat merasa nyaman, masih jadi impian warga di tengah serbuan angkutan umum berbasis digital (Aplikasi).

Dari fenomena itu jadi perhatian serius DPRD kota Makassar dan pihak lain, agar tidak ada pihak yang dirugikan sekaitan dengan terjadinya aksi pelucutan jaket dan helm Grab Bike di sejumlah wilayah Kota Makassar, Kamis (28/9) kemarin.

Aksi yang dilakukan sopir pete-pete (angkot) dan becak motor (bentor) kemarin melalui beberapa asosiasi transportasi di Makassar menolak adanya transportasi online. Karena pihak pendemo menilai, terjadi pengurangan pendapatan akibat adanya transportasi online.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said mengatakan, peningkatan pelayanan arah kebijakan strategi transportasi merupakan prioritas kebijakan pemkot Kota Makassar di bidang infrastruktur transportasi.

Tujuannya, lanjut Mario, untuk mewujudkan pelayanan transportasi kebijakan yang handal. Karena hal itu merupakan bagian penting pencapaian visi kota makassar menuju kota dunia yang nyaman untuk semua, berdaya saing dan mempunyai nilai tambah.

Menyikapi hal itu program kemitraan DPRD Kota Makassar bersama masyarakat menggelar diskusi bertajuk ‘Sistem Transportasi di Kota Makassar’ di Hotel Asyra Jalan Maipa, Jumat (29/9/2017). Kegiatan tersebut, dihadiri ketua komisi B DPRD Kota Makassar Amar Busthanul, Ketua Organda Makassar Zainal Abidin, anggota asosiasi sopir taksi, Mahasiswa dan unsur masyarakat. (cr2/red3)

 

 

Komentar