Bagi-Bagi Gratis di Pantai Losari, Begini Kebersamaan Menteri ESDM Bersama Nelayan Makassar

0
41
Menteri ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama perwakilan nelayan tradisional, di Makassar

MAKASSAR,PORTALMAKASAR.COM – Sebanyak 1375 masyarakat nelayan kecil dan tradisional di kota Makassar, Sulawesi Selatan keciprat gratis mesin berteknologi tepat guna dan ramah lingkungan, yakni mesin kapal nelayan dengan bahan bakar gas ‘melon’ Liquid Petroleum Gas (LPG) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Mesin kapal yang sebelumnya menggunakan bensin, dan sudah diberi konverter kit dan gas (engine dual fuel) itu diserahkan langsung oleh Jumat (29/9/2017) pagi telah memadati anjungan water front city Makassar di Jalan Penghibur.

Ignasius Jonan mengaku, penggunaan mesin kapal nelayan yang semula menggunakan bahan bakar minyak (premium), menjadi menggunakan gas elpiji ukuran tabung 3 kg hasilnya jauh lebih hemat dibandingkan nelayan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Saya memuji Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar yang peduli dengan nelayan, dan jika perlu tahun depan jumlah bantuannya akan kita tambah menjadi 5000 unit,”kata Ignasius Jonan.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyatakan masa depan Indonesia ada pada kawasan timur. Olehnya itu, lanjut Syahrul, pemerintah pusat wajib memajukan dan mensejahterakan masyarakat yang ada di bagian timur Indonesia.

“Masa depan Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam ada di bagian timur,”ujar Syahrul Yasin Limpo.

Terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku banyak orang datang ke Makassar hanya identik dengan makan seafood.

“Makanya tidak heran jika yang ditanya soal Makassar adalah, pasti judulnya makan ikan segar atau seafood. Dan kami sangat berterimakasih atas bantuan Pak Menteri Ignasius terhadap nelayan tradisional Makassar,”jelas Moh RamdhaIgnasio.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung nelayan kecil menggunakan gas elpiji 3 kilogram (kg) sebagai bahan bakar untuk melaut.

Pasalnya, lebih hemat menggunakan gas elpiji 3 kg dibandingkan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Apalagi, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil.

Sehingga, gas elpiji 3 kg dapat digunakan nelayan kecil untuk melaut. Dengan menggunakan gas elpiji 3 kg ini, nelayan dapat melaut hingga jarak 4 mil.(cr1/red2)

Komentar