Program Ketapang Dilapor ke KPK, DP: Seharusnya Fasum Yang Dilaporkan Karena Jelas...

Program Ketapang Dilapor ke KPK, DP: Seharusnya Fasum Yang Dilaporkan Karena Jelas Temuan BPK

322
Pohon ketapang kencana di sepanjang Jl Ratulangi, Minggu (1/10).

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Terkait adanya laporan proyek pengadaan bibit pohon ketapang program Pemerintah Kota Makassar ke KPK, justeru didukung Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto atau DP.

Karena komitmen, Pemkot Makassar kata Danny transparansi dan bebas korupsi.

Namun seharusnya pelapor lebih jelih melihat permasalahan yang ada khususnya di Makassar, seperti penyerobotan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum – fasos) yang tengah berproses.

Menurut DP sapaan Danny, kalau laporan pohon ketapang tidak ada laporan dari temuan BPK.

“Kami sangat setuju terkait adanya laporan proyek pengadaan bibit pohon ketapang, tapi itu kan belum jelas karena tidak menjadi temuan BPK, yang jelas temuan BPK itu fasum fasos, kenapa bukan itu yang dilapor juga?,” kata DP, Minggu (1/10/2017).

Lebih lanjut, Walikota berlatar belakang arsitek ini juga mengatakan, agar yang melapor tersebut jangan melakukan secara setengah-setengah.

“Saya mendukung itu ada laporan seperti itu agar teransparan, tapi jangan lapornya di seleksi seperti pesanan saja,” pungkas DP.

Seperti diketahui ormas Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) yang melaporkan proyek pengadaan pohon ketapan Pemkot Makassar ke KPK pada 25 September 2017 lalu.

Pengadaan pohon ketapang kencana merupakan komitmen Pemkot Makassar dalam program penghijauan dalam rangka melestarikan lingkungan.

Pohon ketapang kencana dipilih karena memiliki daun yang rimbun dan mudah perawatan. Saat ini, di ruas ruas jalan protokol daun-daun pohon ketapang kencana mulai rimbun.

Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DPK) yang saat ini menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menjadi leading sektor proyek ini. (mdp)

Komentar