Pelaku Pembunuhan Ratna yang Dibuang di Daerah Bantimurung Diringkus di Pabrik Tonasa

0
20284
Pelaku pembunuhan Ratna, merupakan suami siri korban. (dok)

PANGKEP, PORTALMAKASSAR.COM – Pelaku pembunuhan Ratna (32 tahun), warga yang beralamat di Jln Abu Bakar Lambogo Makassar, akhirnya diringkus polisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 00.10 wita.

Adalah Herman (32 tahun), Supir mobil Fuso (CV. Sa Widya) beralamat Belawa, Kab. Wajo diringkus di Pabrik Tonasa 2/3 Kab. Pangkep.

Korban Ratna dan pelaku Herman merupakan pasangan suami istri dari hasil nikah siri selama Lima bulan.

Dari informasi yang dihimpun, Ratna dibunuh dipergudangan Benteng Baru Jln. Galangan Kapal, Ujung Tanah, Makassar yang mana korbannya dibuang di Dusun Semanggi Kab. Maros, 30 September 2017 sekitar 22.00 wita lalu.

Dari hasil interogasi polisi, pelaku mengakui bahwa melakukan pembunuhan terhadap Ratna dengan cara menjerat leher korban dari arah belakang dengan seutas tali nilon di atas Mobil Truk Fuso 6 Roda No. Pol DD 8538 IL.

Setelah merasa korbannya meninggal, pelaku langsung membawa korban menggunakan truk tersebut ke daerah Bantimurung Dusun Semanggi Kab. Maros dan membuang korban di tepi jalan disamping pondasi.

“Dimana pada saat diperjalanan pelaku membuang tali yang digunakan menjerat disekitar Pasar Bulu-Bulu Jln. Poros Maros,” jelas Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu (4/10/2017).

Baca Juga : Warga Samangki Maros di Gegerkan Penemuan Mayat Wanita Asal Makassar

Adapun motif pelaku melakukan pembunuhan karena merasa kesal sering dimarahi oleh korban dan mengeluarkan kata-kata kasar/kotor kepada pelaku.

Lanjut Kombes Pol Dicky, Pukul 03.00 Wita, pada saat anggota melakukan pencarian Barang Bukti yang digunakan (Tali Nilon), pelaku mencoba untuk melarikan diri, kemudian Anggota Gabungan melakukan tindakan tegas terukur dengan cara memberi tembakan peringatan keudara sebanyak 3 kali, namun pelaku tetap tidak menghiraukan sehingga anggota melakukan tembakan kearah kaki dan mengenai paha kiri dan paha kanan.

“Selanjutnya pelaku dibawah ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis,” ucap Dicky. (krmc/red3)

 

Komentar