Andi Mudzakkar: Garuda Segera Mendarat di Luwu

Andi Mudzakkar: Garuda Segera Mendarat di Luwu

217
Pesawat Garuda. (foto.ist)

LUWU, PORTALMAKASSAR.COM – Bupati Luwu Andi Mudzakkar (Cakka) terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kemudahan transportasi udara di kabupaten yang dipimpinnya selama 9 tahun terakhir.

Jika tak ada aral melintang, pesawat milik maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia akan melayani rute Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros-Bandara Bua, Kabupaten Luwu, dalam waktu dekat ini. Rencana itu, tidak lepas dari usaha Cakka dalam meyakinkan PT Garuda.

“Sesuai pembicaraan saya dengan pihak Garuda Indonesia, Insya Allah bulan ini (Garuda) akan melakukan suatu penerbangan rute Makassar-Bua,” kata Cakka, sapaan akrabnya kepada wartawan di Belopa, Kamis (05/10/17).

Saat ini, lanjut dia, pihaknya terus melakukan pembenahan bandara dalam infrastruktur yang tujuannya akan menunjang penerbangan dengan melakukan perbaikan runway dan terminal keberangkatan maupun kedatangan.

“Bandara Bua masih dalam pembenahan, termasuk runway dari 1.400 meter kita akan tingkatkan menjadi 1.600 meter. Termasuk terminal yang ada, itu dibangun dua kali lipat dari yang ada sekarang. Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam penyelesaiannya,” tambah Cakka dalam rilisnya.

Dia berharap, dengan adanya dua penerbangan ini, harga tiket rute Bua-Makassar atau sebaliknya bisa normal dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya saat ini, harga tiket Pesawat Wings Air ATR 72 mencapai Rp500 ribu satu kali penerbangan.

“Supaya menghindari kenaikan tariff, karena kalau hanya satu penerbangan itu bisa dimainkan tarifnya. Nah, setelah Garuda ada, mungkin harga tiket sudah bisa stabil. Jadi kita harapkan, ada pergantian jadwal, seperti di pihak Wings di pagi hari, dan Garuda di sore hari atau sebaliknya. Nanti kita serahkan ke pihak maskapai masing-masing,” urai Cakka.

Diketahui, Bandara Udara I Lagaligo Bua, telah melayani penerbangan dengan rute Makassar-Bua dengan menggandeng maskapai Wings Air (Lion Group) jenis ATR 72 sejak Oktober 2016. Hanya saja, tuntutan pelayanan, Pemkab berupaya menambah jadwal penerbangan dengan menggandeng maskapai lain. (ril)

Komentar