Derita Gadis Makassar: Ditawari Jadi Pelayan Restoran, Ujungnya Malah Kerja di Kafe

0
95
Human Trafficking
SU (16) salah seorang Korban Human Trafficking yang dipekerjakan di Ambon

MAKASSAR,PORTALMAKASSAR.COM – Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Sulsel (P2TPA) bekerjasama dengan Koalisi Perempuan Indonesia Sulsel (KPIS) memberi perlindungan penuh pada Gadis berusi 16 tahun berinisial SU yang merupakan korban Human Trafficking. Bahkan KPIS langsung terjun menjemput korban di Ambon.

SU yang merupakan gadis kelahiran Makassar ini , menuturkan dirinya berada di pulau Ambon selama kurang lebih 2 bulan yang dibawa oleh seseorang berinisial I. Bersama dengan 9 (sembilan ) orang korban lainnya, SU dijanjikan akan dipekerjakan di restoran.

” Saya waktu itu diajak kerja di Restoran, pas sampai di sana ( Ambon,red), saya kaget, kog malah dibawa ke kafe dan kafenya tidak seperti yang ada di Makassar, saya lihat lampunya memakai lampu disko dan saya bertanya kapan saya mulai bekerja ? dijawab oleh salah seorang teman yang juga korban bahwa nanti malam hari baru bekerja ” ucap SU saat berada di kantor Gubernuran Sulsel, Rabu (04/10/17).

SU yang sedang dijemput oleh keluarganya di kantor Gubernur ini menuturkan, sejak dirinya mulai bekerja di kafe tersebut, dia melayani yang sedang minum. Awalnya diriya dijanjikan di gaji tinggi sama I.

” Ditempat itu saya bekerja melayani tamu yang sedang minum-minum, sebagai salah satu pelayan, saya berkewajiban juga ikut minum, jika tamu pesan 10 botol minuman keras, maka saya juga harus ikut minum ” tuturnya sambil menahan isak tangis.

Sejak menjadi pelayan di kafe tersebut, SU belum sempat disentuh oleh para tamu ” Selama saya bekerja, belum pernah disentuh oleh tamu, jika ada tamu yang mengajak saya mengiyakan namun sampai dikamar saya berpura-pura pingsan ” ujar gadis berparas manis tersebut.

SU yang merasa tidak nyaman, akhirnya memutuskan menghubungi kakaknya yang berada di Makassar. Dan sang kakak kemudian lalu melaporkan kejadian itu ke Koalisi Perempuan Indonesia Sulawesi ( KPIS ) yang kemudian menindak lanjuti dan berangkat ke Ambon dan atas bantuan kepolisian di Ambon, akhirnya SU dapat kembali ke Makassar dan berkumpul bersama dengan keluarganya kembali. (cr3/red2)

Komentar