Dinas Perdagangan Makassar Akan Tertibkan Gudang Dalam Kota

Dinas Perdagangan Makassar Akan Tertibkan Gudang Dalam Kota

96
Kadisdag Makassar
Kepala Disdag Makassar, Andi Muh Yasir || handover liputanutama.com

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar kembali akan menertibkan keberadaan gudang dalam kota. Ada dua gudang akan ditutup melalui mekanisme dan prosedural yang berlaku, berlangsung pekan ini.

Dua gudang tersebut belakangan ini telah mendapat surat teguran pemindahan lokasi bersama dengan 27 gudang lainnya sejak Februari, Maret, dan April lalu.

Kepala Disdag Makassar, Andi Muh Yasir mengaku tidak akan tebang pilih menertibkan gudang dalam kota, utamanya yang telah mendapat teguran.

“Memang kemarin terkesan agak berhenti karena kita diperhadapkan even besar. Bukan kami tebang pilih, ada beberapa even besar. Perhatian tercurah ke sana tidak ada niat tebang pilih,” katanya.

Dengan demikian, sebagai langkah awal penertiban hingga proses penutupan, Disdag Makassar saat ini memantangkan penetapan surat keputusan (SK) penutupan gudang.

Disamping itu pihaknya juga menyiapkan surat teguran baru terhadap tempat usaha lainnya yang disinyalir berfungsi sebagai lokasi penyimpanan barang dagangan dalam jumlah besar.

“Sekarang kita sementara konsep penetapan SK penutupan gudang. Pekan depan kita mulai beraksi. Ada gudang-gudang baru ditemukan kita akan kasih teguran,” pungkasnya.

Dia menambahkan, dari 27 gudang yang masuk dalam daftar penutupan beberapa diantara pemiliknya telah kooperatif. Telah memindahkan sendiri tempat usahanya di lokasi yang seharusnya, kawasan pergudangan.

“Ada yang sudah pindah sendirinya, tanpa penyegelan,” tambah Opu sapaan akrabnya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran Perdagangan dan Industri, Syahruddin mengutarakan, gudang yang rencananya akan ditutup terletak di Jalan Cakalang dan Gunung Latimojong.

Sementara gudang baru lainnya yang menjadi target penertiban terletak di pinggiran kanal Jalan Banta-bantaeng.

“Baru mau buat SK penutupannya, dua dalam waktu dekat ini, di Jalan Cakalang dan Gunung Latimojong, rencana minggu depan (pekan ini ) kalau jadi SKnya. Di veteran pinggir kanal banta-bantaeng rencana langsung kita mau eksekusi, karena besar sekali, kontainer lalu lalang,” terang Allu sapaan akrabnya.

Sebagaimana proses penutupan dua gudang besar di Jalan Landak Baru dan Maccini Baru berlangsung belum lama ini, Disdag Makassar turun bersama tim terpadu yang juga melibatkan pihak kepolisian dan TNI.

Lebih lanjut, dari 27 gudang dalam kota ternyata sebagian diantaranya terletak di Jalan Veteran.

Tak heran, belakangan ini memang kondisi di jalan tersebut kerap menimbulkan kemacetan lalu lintas.Selain aktivitas bongkar muat barang sebagai pemicu kemacetan, sejumlah kendaraan kerap parkir menggunakan bahu jalan.

“27 itu sebenarnya setelah kita datangi masih berfungsi tokoh, beberapa diantaranya terletak di jalan veteran. Sama gudang baru yang ditemukan banyak, cuman itumi kemarin masih berkedok tokoh,” tandas Allu. (mdp/red2)

Komentar