Polrestabes Makassar Mulai Proses Kasus Pegawai ASUS

Polrestabes Makassar Mulai Proses Kasus Pegawai ASUS

95
Status facebook terlapor kepada korban beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Pasca pelaporan dugaan pencemaran nama baik di media sosial (medsos), yang dilakukan oleh pegawai kontrak ASUS di Makassar atas nama Alayka Kasih kepada Wilda Amir memasuki tahap pemerikaan saksi di Polrestabes Makassar.

“Tetap diproses hukum sampai digelarkan, yang penting saksinya diperiksa dulu,” singkat Kepala Sub Unit Tindak Pidana Tertentu Polrestabes, Mahyuddin Dg. Lau, Senin (9/10).

Wilda Amir kemarin, telah dimintai informasinya sebagai saksi yang juga sekaligus korban.

Sementara pihak keluarga korban yang mendampingi kasus ini mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

“Pihak keluarga mempercayakan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian, Kami juga sudah mempersiapkan tiga orang lawyer untuk mengawal kasus ini,” ujar Zulkifli Thahir, kakak ipar korban, Selasa (10/10).

Pasca beritanya viral, Alaika Kasih membuat beberapa postingan terkait pemberitaan.

Sementara, salah satu kuasa hukum korban, Irfan Idham, SH, setelah proses pemeriksaan, mengatakan, pelapor sekaligus korban sudah diperiksa bersama bukti-bukti, selama kurang lebih satu jam oleh penyidik.

“Selanjutnya kami akan mendorong saksi tambahan untuk memperkuat laporan tersebut, Insha Allah dilanjutkan pada Rabu (11/10/2017), ini,” tambahnya.

Dia mengatakan setelah diperiksanya saksi ini, agar polisi segera melakukan gelar perkara, dan meningkatkan prosesnya ke tahap penyidikan.

Adapun gabungan tim kuasa hukum korban yakni, Irfan Idham SH, Andi Arfan Sahabuddin, SH. MH, dan Wahyudi, SH, berharap agar pihak terlapor segera ditersangkakan.

Sebelumnya, kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Alaika Kasih, menuliska n status dan foto korban dengan bahasa tidak wajar.

Lantaran korban dan keluarga tidak terima karena dinilai mencemarkan nama baik akhirnya pemilik akun Alaika di laporkan ke polisi.

Berikut isi status Ika Saputry di akun FB miliknya yang juga menampilkan gambar korban :

“kalo mau jeki pcrn untuk lampiaskan nafsuta iye pcr meki ini(smile),gampangji juga keluar uangnx blg meki sja MAMA(smile3x).bagusji ini gratisji mau topa diajak menginap biar bertahun2 kita naiki dk papaji(smile),mlh dia yg bayarki(smile3x)@ …..(nama korban),” lengkap dengan foto korban yang diketahui berinisial WA.

Sementara itu, pasca pelaporan tersebut, pemilik akun FB Ikha Syaputri nampak telah merubah foto profilnya dan mengganti nama menjadi Alaika kasih.

Antara korban dan terlapor merupakan berteman. (ril)

 

Komentar