Antisipasi Bahan Berbahaya Pada Produk Perikanan, DP2 Rutin Pengawasan

0
51
Kadis DP2 Makassar, Abdul Rahman Bando (kiri).

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Dinas Perikanan Pertanian (DP2) Kota Makassar kembali melakukan kegiatan pengawasan produk perikanan di PPI Paotere dan TPI Rajawali, Rabu (11/10/2017).

Kegiatan yang dilakukan secara rutin tersebut dipimpin langsung oleh Kadis DP2 Kota Makassar Dr. Abd. Abd Rahman Bando didampingi ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Makassar H. Arsyad dan Kabid Perikanan.

Dalam kegiatannya tim mengambil sampel dan langsung melakukan uji sampel tersebut di lokasi.

Adapun jenis yang diperiksa sampelnya berupa ikan, udang dan cumi dari hasil tangkap dan budidaya yang berasal dari daerah Kalimantan, pulau-pulau di selat Makassar dan juga dari daerah Sulawesi Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan bahan kimia berbahaya seperti formalin pada produk.

Adapun hasil pemeriksaan dari 11 sampel yang diambil hasilnya negatif, artinya aman untuk dibeli dan dikonsumsi.

Selain di kedua pasar ikan tersebut tim juga rutin melakukan pemeriksaan di pasar tradisional dan moderen.

Abd. Rahman Bando menghimbau kepada para pedagang untuk senantiasa menjaga mutu produk perikanan yang dijual dan tidak menjual produk yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan konsumen seperti formalin.

“Masyarakat konsumen juga diharapkan tetap selektif saat membeli bahan pangan khususnya hasil perikanan. Apabila meneemukan produk yang mencurigakan agar melaporkan ke dinas terkait untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim,” kata Abd Rahman Bando. (ads)

Komentar