Arief Wicaksono: Semua Orang Punya Hak Politik, Wajar Saja ASS Maju

0
67
Pengamat Politik, Arief Wicaksono. (ist)

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Andi Sudirman Sulaiman atau ASS menyatakan siap terjun pentas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel 2018 mendatang. Itu menyusul dipinangnya dia mendampingi Nurdin Abdullah (NA) bakal calon Gubernur Sulsel 2018 mendatang.

Meski dalam kesempatan berbicara di hadapan wartawan saat menggelar konferensi pers, adik kandung Menteri Pertanian, Amran Sulaiman ini menyampaikan tidak banyak pengalaman di dunia politik.

Pasalnya dirinya bukan berlatar belakang politik tapi banyak berkarir sebagai profesional di perusahaan asing seperti di Singapura. Rencana berpaket dengan Bupati Bantaeng dua periode NA pada Pilkada Sulsel, memang langsung menuai banyak riak. Terutama lawan-lawan politik NA-ASS tagline kedua yang akan di deklarasikan dalam waktu dekat.

Terkait hal itu, apakah posisi ASS mendampingi NA yang diketahui sebelumnya NA lebih diketahui berpaket dengan Tanribali Lamo (TBL), mampu mengangkat popularitas dan elektabilitas untuk terpilih pada Pilkada 2018 mendatang?

Pengamat Politik Dr. Arief Wicaksono mengatakan, persoalan ASS ingin maju sebagai Wakil di Pilgub 2018 mendatang wajar dikarenakan semua orang memiliki hak yang sama dalam politik.

“Kalau pandangan saya ya wajar saja, semua orang memiliki hak yang sama dalam politik, itu sudah diatur dalam UUD. Soal apakah Beliau mampu atau tidak mampu, mengakar atau tidak mengakar, paham politik atau tidak paham politik, tentu akan sangat terkait dengan track record atau latar belakang Beliau kan,” ucap Dr. Arief.

Dekan Fisip Unibos Makassar ini menambahkan bahwa dengan dipilihnya ASS oleh Prof NA untuk menjadi wakilnya pada pilgub dikarenakan ada kerjasama politik yang dibangun oleh Mentan kepada prof NA untuk Jokowi.

“Nah, kalau itu, sudah jelas. Pak Mentan itu kan punya track record sebagai koordinator relawan Jokowi Indonesia Timur, jadi dengan demikian pasti ada deal politik yang dibangun oleh Mentan kepada Pak Prof NA untuk Jokowi di 2019, yang barangkali publik juga sudah mengetahui dan mengatakan bahwa pilgub ini rasa pilpres,” beber Arief. (cr3/red3)

Komentar