Makassar Berpeluang Jadi Role Model Green Building

Makassar Berpeluang Jadi Role Model Green Building

83
Greeen Building Council
Chairperson GBCI, Naning S Adiningsih Adiwoso GP bersama Perwakilan GBCI Wilayah Sulawesi Selatan Anna Meyliawati bertemu Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto di kediaman resmi wali kota, Jalan Penghibur, Kamis, 12 Oktober 2017

MAKASSAR,PORTALMAKASSAR.COM – Green Building Council Indonesia (GBCI) sebuah lembaga nirlaba di bawah naungan World Green Building Council (WGBC) yang turut mendukung program PBB (UN) antara lain dalam program Sustainable Development Goals membuka kantor perwakilan di Makassar.

Chairperson GBCI, Naning S Adiningsih Adiwoso GP bersama Perwakilan GBCI Wilayah Sulawesi Selatan Anna Meyliawati bertemu Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di kediaman resmi wali kota, Jalan Penghibur, Kamis, 12 Oktober 2017.

Kehadiran lembaga internasional yang bergerak di bidang edukasi dan kampanye pelestarian lingkungan itu diyakini Wali Kota Danny dapat membawa angin sejuk bagi Makassar.

“Pemerintah kota Makassar dan GBCI memiliki visi yang sama. Bagaimana mengedukasi masyarakat berperan nyata menciptakan lingkungan yang sehat,” terang Wali Kota Danny.

Sejumlah program yang dimiliki pemerintah kota dapat disinergikan dengan GBCI. Chairperson GBCI Aning Adiningsih menuturkan Makassar bisa menjadi role model bagi kawasan Indonesia timur dalam penerapan konsep green building.

“Kadang – kadang yang menjadi permasalahan, orang yang punya gedung besar dan pendatang tidak peduli lingkungannya. Kalau kita tidak bisa menata, tidak teratur kita pasti jadi tertinggal nantinya,” cemas Aning Adiningsih.

Konsep Green Building mengajarkan bagaimana menurunkan emisi. Berbicara green building berarti efisiensi energi, konservasi air, green product, kualitas sampah semakin baik dalam artian bisa memilah sampah. Target jangka panjangnya di tahun 2030 bangunan menjadi zero nett.

“Selama ini yang masuk ke bangunan energi keluarnya emisi, masuknya barang keluarnya sampah, masuknya air keluarnya air kotor. Setiap kota harus jadi kota sehat ke depannya,” lanjut Aning.

Berbagai program yang telah dijalankan oleh pemerintah kota Makassar dapat disinergikan dengan GBCI. Keduanya bisa secara bersama mengedukasi masyarakat membudayakan hemat energi agar tidak ada lagi emisi.

Di tanggal 20 dan 21 Oktober 2017 nanti,GBCI akan menggelar pelatihan yang memungkinkan transformasi ilmu mengenai green building kepada peserta.

“Agar masyarakat kita paham bagaimana menjaga kelestarian lingkungan, bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat,” ungkap Perwakilan GBCI Wilayah Sulawesi Selatan Anna Meyliawati.

Makassar menjadi kota ke tiga dibukanya kantor perwakilan GBCI setelah Bandung, dan Bali. Selain itu, GBCI juga membuka kantor perwakilan di Medan, dan Surabaya. (ril)

Komentar