Dilarang Berjualan, Pedagang Buah Mengadu ke Wawali Palopo

Dilarang Berjualan, Pedagang Buah Mengadu ke Wawali Palopo

600

PALOPO, PORTALMAKASSAR.COM – Sekitar dua minggu pasca dilarangnya sejumlah pedagang buah berjualan di bagian Utara PNP Kota Palopo, mereka nampaknya mulai resah tentang keberlanjutan usahanya.

Mereka lalu mengadukan persoalannya tersebut ke Wakil Walikota (Wawali) Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud (ASD), pada Jumat malam (13/10) di Rujabnya, di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Amassangan Kecamatan Wara.

Puluhan pedagang tiba di Rujab pria yang melekat disapa Ome sekitar pukul 19.00 Wita, nampak tanpa sungkan langsung curhat ke orang nomor dua di Palopo tersebut.

Hadianto Abbas, salah satu perwakilan pedagang mengatakan, “Teman-teman kami sudah kurang lebih dua pekan tidak berjualan karena di larang di area tersebut. Semoga Pak Wakil dapat memberikan saran-saran dan menemukan jalan keluar bagi persoalan kami tersebut,” katanya.

Ome sendiri mengaku prihatin atas persoalan yang dihadapi para pedagang tersebut.

“Kasian teman-teman tidak berjualan. Padahal tentu usahanya sangat diharapkan terus dapat berjalan oleh keluarga di rumah,” ujar Ome.

Pria yang lahir di Kelurahan Amassangan Kota Palopo tersebut, mengatakan akan mengusakan segera jalan keluar atas persoalan yang ada.

“Kami usahakan segera membicarakan persoalan ini dengan pihak-pihak terkait. Kita berharap semoga cepat ada solusi,” kunci Ome. (ril)

Komentar