Korea Selatan Tertarik Proyek Kereta Api di Sulsel

Korea Selatan Tertarik Proyek Kereta Api di Sulsel

51
Dok. Kantor Staf Presiden

SINGAPURA, PORTALMAKASSAR.COM – Korea Selatan tertarik untuk kerja sama proyek kereta api Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Makasar dan Pare-pare.

Hal ini diketahui saat one on one meeting Menteri Perhubungan kedua negara di Singapore dalam rangkaian ATM Asean meeting.

Negara berjuluk negeri ginseng itu juga memiliki minat di Sumatera meliputi Bandara Kualanamu dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memimpin Delegasi RI dalam menghadiri pertemuan ke-23 ASEAN Transport Ministers’ Meeting (23rd ATM) yang dilangsungkan pada 12-13 Oktober 2017 di Singapura, mengatakan Bandara Kuala Namu dan Pelabuhan Kuala Tanjung, menjadi target kerja sama negara Korea Selatan.

Melalui keterangan tertulisnya yang dilansir di jawapos.com, Budi Karya juga menawarkan proyek pengembangan infrastruktur transportasi kereta perkotaan, bandara Lombok dan Kualanamu serta pengembangan pusat kargo di Jakarta dan Medan.

“Apa yang telah Indonesia tawarkan pada swasta, akan segera ditindaklanjuti pada level operasional, diharapkan bisa ada kerja sama terkait pelaksanaan proyek-proyek tersebut,” imbuh Budi Karya Sumadi.

“Minggu depan akan ada tim teknis ke lokasi di harapkan proyek-proyek ini masuk dalam materi MoU pada saat kunjungan presiden Korea bulan depan,” tukas Budi Karya.

Pertemuan 23rd ATM diselenggarakan back to back dengan Pertemuan ke-44 ASEAN Senior Transport Officials Meeting (44th STOM) dan pertemuan telah diselenggarakan di Singapura sejak 9 Oktober 2017 yang lalu.

Pertemuan tingkat menteri ASEAN ini diselenggarakan annually dengan agenda mendengarkan laporan-laporan dari working group transportasi di ASEAN yaitu working group terkait air transport, maritime transport, land transport dan facilitation.

Hal ini setelah sebelumnya telah dilaporkan pula ada pertemuan STOM untuk disahkan pada pertemuan tingkat menteri ini.

Selain beberapa dokumen yang diajukan untuk mendapatkan pengesahan, STOM juga menyampaikan kesepakatan-kesepakatan yang rencananya akan ditandatangani oleh para Menteri ASEAN, pada 13 Oktober 2017. (ril)

Komentar