Jaminkan Lahan Seluas 800 Meter, Pemilik Sertifikat Ini Diduga Kena Tipu Rekan...

Jaminkan Lahan Seluas 800 Meter, Pemilik Sertifikat Ini Diduga Kena Tipu Rekan Kerja

17
rudy
Rudi Daniel Mewengkang, pertanyakan sertifikat tanah di atas Gedung PWI Sulsel

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Lahan seluas 800 meter diatas gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jalan A.P Pettarani Makassar dipertanyakan Rudi Daniel Mewengkang dikarenakan Sertifikat resmi No 2746 atas nama William Thiodor yang dijaminkan padanya ditahun 2011 oleh sang pemilik sertifikat dengan meminjam uang Rp 500 Juta, kini ingin diklaim sebagai aset Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Rudi Daniel mengatakan, awalnya ia tidak mengetahui kalau lahan ini diklaim sebagai aset Pemprov karena sertifikat sah yang dijaminkan padanya masih atas nama William Thiodor dan masih ada padanya.

“Saya tidak mau tau menahu soal kasus yang ditangani Polda, kalau misalnya lahan ini diklaim sebagai aset Pemprov, loh kok disini atas nama William, dan kalau William punya perjanjian dengan Pemprov, saya tidak mau tau itu, yang jelas sejak awal sertifikat ini atas namanya dan dijaminkan ke saya”. Ucap Rudi di Pizza Ria Kafe, Bolevard, Panakkukang, Sabtu (28/10/2017).

Rudi juga mengatakan, ia menolak memberikan sertifikatnya kepada kepolisian Polda Sulsel untuk dijadikan sebagai barang bukti, dikarenakan pinjaman uang William belum dibayar dan sertifikat yang dijaminkan padanya belum ada peralihan nama kepemilikan tetapi masih atas nama pribadi William.

“Tidak ada peralihan, makanya waktu Polisi mau mengadakan penyitaan sertifikat sebagai barang bukti saya tidak mau karena sertifikat ini masih atas nama pribadi pak William dan utang yang dipinjamnya belum dibayar juga padahal sudah jatuh tempo”. Ucap Rudi

Rudi juga menambahkan, ia sangat menyesal dengan pihak Pemprov karena tidak mengadakan tuntutan apapun kepada William dan melakukan pembiaran sertifikat diluar sampai ia sendiri jadi korban.

“Yang saya sesalkan disini adalah pemprov karena tidak mengadakan tuntutan apaun dan tetap melakukan pemibiaran sampai saya jadi korban”. beber Rudi

Rudi juga mengatakan, ia telah melaporkan kasus ini ke Polda Sulsel untuk ditangani lebih lanjut dengan laporan melakukan penipuan dengan cara mengambil tanah Pemprov dan mengadaikan sertifikat.

“Waktu itu dia bilang bapak sendiri penakut karena tidak bisa tampilkan dimedia jadi saya bilang kamu kumpul teman-teman kita berangkat ke Polda saya mengadukan dia dengan laporan melakukan penipuan, karena sudah ambil tanahnya pemprov terus gadaikan lagi sertifikat”. pungkas Rudi ( cr3/red2)

Komentar