Sukses di Bisnis Properti, Mantan Aktivis Tanadoang Ini Siap Lebarkan Sayap ke...

Sukses di Bisnis Properti, Mantan Aktivis Tanadoang Ini Siap Lebarkan Sayap ke Daerah

17
Naim Marjani

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Setelah sekian lama menghilang dari ruang publik, nama Naim Marjani yang dulu sempat dikenal sebagai salah seorang aktivis pergerakan organisasi mahasiswa bersuara lantang dan vokal, kembali hadir dan menapakkan kakinya di daratan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Naim kembali setelah sukses berkarir menjadi seorang wirausahawan dalam pengembangan bisnis properti yang ditandai dengan keberhasilannya dalam menempati posisi sebagai seorang sosok Manager Pemasaran PT. Esada Saga Pratama Makassar.

Pilihan untuk terjun sebagai seorang bisnisman pengembang perumahan dijatuhkan Naim setelah berhasil menyelesaikan study di bangku Perguruan Tinggi Asmi Publik Makassar dan meraih gelar sebagai seorang Sarjana Ekonomi.

Tidak tanggung-tanggung, dalam hitungan waktu yang relatif singkat, Naim Marjani berhasil memasarkan seratus dua puluh unit rumah di Kompleks Perumahan Bumi Cendana Param Banua dengan menyasar para Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hunian ekslusif yang terdiri dari dua type tersebut berhasil dibangun dan dikembangkan oleh PT. Esada Saga Pratama Makassar di jalan poros Sungguminasa, Kabupaten Gowa, tidak jauh dari jembatan kembar.

Sejak dirintis mulai dari tahun 2007 PT. Esada Pratama Makassar telah berhasil mendirikan dan membangun seribu unit perumahan layak huni bersubsidi untuk para aparat sipil negara dengan angsuran delapan ratus dua puluh dua ribu lima ratus rupiah perbulan untuk perumahan berukuran standar type 36.

Harga ini sudah termasuk sertifikat kepemilikan bangunan, izin mendirikan bangunan (IMB), biaya administrasi pemasangan instalasi air bersih dari PDAM (sumur bor), serta biaya pemasangan daya listrik berkekuatan sembilan ratus VA.

Angsuran pembayaran belum dihitung dengan biaya balik nama di notaris, KPR BTN, biaya kelebihan tanah, peningkatan mutu rumah bertype tiga puluh enam yang dikenakan biaya administrasi sebesar tujuh juta lima ratus ribu rupiah dan biaya booking fee senilai satu juta rupiah.

Hal ini diutarakan Naim Marjani dalam perbincangan ringan dengan wartawan di rumah kediaman pribadinya di ruas Jl. Pahlawan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada hari Minggu, (29/10) malam.

Selain membeberkan persoalan harga perumahan, mantan aktivis organisasi Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia Tanadoang ini juga menandaskan, uang tanda jadi akan dinyatakan hangus jika user atau konsumen melakukan pemabatalan tiba-tiba.

Naim berharap, proses pemasaran perumahan bersubsidi ber DP 6,5 juta dengan angsuran delapan ratus ribu perbulan ini akan berjalan lancar dan pesat.

Sukses membangun seribu unit rumah, PT. Esada Pratama Makassar, kembali mencoba peruntungan melalui pelebaran sayap perusahaan dengan melakukan pengembangan perumahan yang berlokasi di Bumi Pakatto, Kabupaten Gowa
Perumahan yang sama ikut dibangun PT. Esada Pratama Makassar di Kota Bumi Turatea, Kabupaten Jeneponto dan Bulukumba.

Pengembangan sayap perusahaan sampai ke kota Butta Panrita Lopi ditandai PT. Esada Pratama Makassar melalui penyediaan sarana dan fasilitas kantor cabang di daerah yang dikenal dengan kawasan wisata Pantai Pasir Putih Bira itu.

(fadly syarif)

Komentar