Pameran di Batam, Abon Kuda Jeneponto Jadi Perhatian

Pameran di Batam, Abon Kuda Jeneponto Jadi Perhatian

31

PRODUK olahan peternakan Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi perhatian di Kota Batam. Produk itu adalah abon kuda asal Jeneponto.

Abon tersebut salah satu dari beberapa olahan hasil peternakan Sulsel yang dipamerkan pada Biattex (Batam Investment Agriculture Tourism and Trade) Expo 2017 di Nagoya Hill Mall, Kota Batam, Kamis 2 November 2017.

Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Usaha Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Juwita Tanrasula, mengatakan, umumnya abon adalah olahan yang terbuat dari daging sapi, ayam dan ikan. Tapi kali ini ada yang terbuat dari daging kuda.

“Para pengunjung menilai produk ini unik karena terbuat dari daging kuda. Selain itu yang juga jadi perhatian adalah telur asin yang diolah dengan cara dibakar,” kata Juwita.

Ia menambahkan, pameran tersebut merupakan even skala nasional dan menjadi sarana promosi efektif dalam memberikan informasi ke masyarakat dan kalangan usaha terhadap produk unggulan daerah dan produk inovasi.

“Sudah tugas kami memperkenalkan potensi peternakan daerah, baik hasil UMKM-nya. Apalagi tempatnya yang strategis, karena Batam adalah pintu gerbang perdagangan dan daerah industri Indonesia,” ungkapnya.

Stan Dinas Peternakan terbilang istimewa. Terlihat begitu kental nuansa daerah Sulsel. Mulai dari foto Gubernur dan Wakilnya terpajang besar, kain sutera menghias dinding hingga video berlatar lagu daerah Sulsel, Anging Mamiri.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Pebrialin, mengapresiasi keikutsertaan Sulsel dan provinsi lainnya pada pameran tersebut.

Dipilihnya Batam sebagai tempat mempromosikan keunggulan daerah adalah pilihan tepat, mengingat Batam adalah kota ke tiga setelah Bali dan Jakarta sebagai pintu destinasi wisatawan.

“Jadi pasti produk unggulannya banyak yang lihat, tidak hanya orang Indonesia saja, tapi dari negeri tetangga juga,” ujarnya

Penulis : Agung (melaporkan dari Kota Batam)

Komentar