Prof.Dr. Zulkifli Syamsir,MM: Kehadiran UMMA Butuh Perjuangan dan Pengorbanan

Prof.Dr. Zulkifli Syamsir,MM: Kehadiran UMMA Butuh Perjuangan dan Pengorbanan

19
ZULKIFLI SYAMSIR
Ketua Tim Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Yapim menjadi UMMA, Prof.Dr. Zulkifli Syamsir, MM

MAROS,PORTALMAKASSAR.COM – Diterbitkannya SK Kemenristekdikti, tentang perubahan tiga perguruan tinggi dalam Yayasan Perguruan Islam Maros (Yapim), menjadi Universitas Muslim Maros (UMMA) patut disyukuri bersama.

Demikian ditegaskan Ketua Tim Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Yapim menjadi UMMA, Prof.Dr. Zulkifli Syamsir, MM kepada media, Sabtu (4/11/2017).

Dijelaskan, perubahan status tiga kampus sekolah tinggi yakni, STKIP Yapim, STIM Yapim dan STIPER Yapim jadi UMMA, merupakan buah dari perjuangan selama dua tahun dengan berbagai pengorbanan semua pihak. Kerjasama yang baik semua tim dengan pihak pengelola Yapim, pimpinan perguruan tinggi Yapim.

Selain itu juga kesabaran dan ketabahan dalam pengurusan ini, sebab disadari bahwa perubahan bentuk menjadi universitas itu bukan hal yang mudah. Jika tidak disertai kesabaran dan ketabahan bisa menimbulkan hal hal yang tidak diharapkan.

Harapan bersama kehadiran UMMA di Maros menjadi aset daerah dalam melakukan akselerasi pembangunan terutama ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dan mumpuni.

Sisi lain kehadiran universitas ini akan memberi kontribusi dalan pemerataan kesempatan bagi masyarakat mengecap pendidikan tinggi bermutu di daerah.

Selaku ketua tim perubahan bentuk menjadi UMMA patut menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak.

Mereka itu turut berperan dalam upaya mewujudkan universitas ini, terutama kepada Menristekdikti, Dirjen dikti, Direktur Dikti, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi dan jajarannya,Ketua Yayasan Perguruan Islam Maros dan jajarannya, Para Ketua Sekolah Tinggi Yapim, pemerintah Daerah Kabupaten Maros, para ketua dan anggota DPRD Kabupaten Maros, Bapak Prof. Dr. H. Mansyur Ramly dan seluruh pihak yang berperan atas terwujudnya UMMA (red2)

Citizen : Ahdan Sinilele (Ketua I STKIP Yapim Maros)/Yahya Mustafa

Komentar