KPU Makassar: PPK, PPS dan KPPS Terbukti Tidak Netral Langsung Dicopot

KPU Makassar: PPK, PPS dan KPPS Terbukti Tidak Netral Langsung Dicopot

159
Ketua KPU Makassar, Syarief Amir (kiri) di sela-sela pelantikan PPS se Kota Makassar, Sabtu (11/11). (Aidil/PM)

MAKASSAR, PORTALMAKASSAR.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan pelantikan dan sumpah janji 459 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Hotel Clarion & Convention Center, Jl AP Pettarani, Sabtu (11/11).

Namun bagi penyelenggara baik Anggota PPK, PPS, dan KPPS yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan hukum akan diganti sesuai dengan aturan undang-undang PKPU.

“Kalau memang terbukti saksinya kan jelas, bisa kita ganti. Kita berhentikan kemudian kita ganti dengan yang ada dibawahnya sesuai urutan,” ungkap Ketua KPU Kota Makassar, Syarief Amir, usai pelantikan.

PPS, kata Syarief Amir, dalam penugasannya sebagai penyelenggara pemilu mereka harus independen dan netral, dikarenakan terikat aturan undang-undang PKPU.

“Penyelenggara itukan terikat sama regulasi aturan undang-undang PKPU jadi kita merujuk saja kesitu, yang paling penting itukan penyelenggara harus independen dan netral,” tutur Ketua KPU Makassar tersebut.

Ia berharap kepada Anggota PPS terpilih dalam menjalankan tugasnya agar tidak melanggar kode etik dan hukum dengan cara berpihak kepada calon tertentu.

“Kalau yang harus dilakukan sesuai dengan tupoksi yang diatur oleh dengan undang-undang, yang tidak boleh tentu tidak melanggar etika dan hukum, misalnya dia berpihak kepada simbol tertentu yang melekat pada calon tertentu ya tidak boleh dilakukan,” beber Syarief Amir.

Senada, Devisi SDM KPU Kota Makassar, Syaifuddin menambahkan, anggota PPS untuk tidak terlibat sebagai pemain, dikarenakan apabila terlibat akan diberhentikan dalam penugasannya sebagai penyelenggara diganti dengan stock PAW yang ada.

“Kalau penegasannya saya kira nanti, di Bimtek akan kita tegaskan walaupun diwawancara kemarin sudah kita tegaskan juga, bahwa hati-hati penyelenggara itu tidak boleh jadi pemain cukup wasit saja, kapan jadi pemain ya kami akan berhentikan karena masih ada stock PAW dibawanya,” pungkas Syaifuddin.

Diketahui sebanyak 459 PPS dari 153 kelurahan se Kota Makassar dilantik oleh Ketua KPU Kota Makassar. Sebelumnya juga KPU telah melantik Pantia Pemungutan Kecamatan (PPK) sebanyak 75 orang yang terdiri dari 15 kecamatan. (CR3)

Komentar