PKB Sulsel Usulkan Cak Imin Maju Pilpres 2019

PKB Sulsel Usulkan Cak Imin Maju Pilpres 2019

37
PKB Sulsel
PKB Sulsel usulkan Cak Imin ( Muhaimin Iskandar ) sebagai calon Presiden di 2019

PORTALMAKASSAR.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggadang-gadang Ketua Umum DPP PKB, H. A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk maju sebagai Calon Presiden 2019 mendatang.

Seiring dengan maraknya masyarakat yang memunculkan Cak Imin sebagai Capres 2019, sehingga dengan kedatangan Ketua Umum DPP PKB tersebut, pada 16 s/d 17 November 2017 selama dua hari di Sulsel terkhususnya Makassar bukan hanya sekedar untuk acara formal, tetapi akan di publikasikan kepada masyarakat bahwa Muhaimin Iskandar akan ikut serta dalam pemilihan presiden mendatang.

“Yang jelas bahwa sekarang inikan sudah marak dimana-mana elemen-elemen masyarakat yang memunculkan Cak Imin sebagai Capres sehingga dalam konteks itulah kenapa DPW mulai memperkenalkan ke publik sebenarnya, jadi beliau datang itu bukan hanya untuk acara formal PKB tetapi bagaimana kita coba perkenalan pada segmen-segmen masyarakat”. Ungkap H. Azhar Arsyad, SH, di Jl. Todopuli Makassar, Kantor PKB Sulsel, Selasa (14/11/2017).

Landasan PKB sendiri mendorong Cak Imin maju pada Pilpres, kata Ketua DPW PKB Sulsel,Azhar Arsyad,dikarenakan Ketua Umum Muhaimin Iskandar, adalah tokoh pemuda yang telah menjalani proses sejak awal sebelum menjadi Ketua Partai dan telah memiliki fashion tersendiri, sehingga untuk mendorongnya ikut serta dalam pemilihan Presiden mendatang sudah tidak ada keraguan karena hal-hal yang akan dihadapi PKB kedepan akan lebih berat.

“Jadi Cak Imin, track rekordnya orang yang sebenarnya berproses sejak awal jadi ini salah satu tokoh pemuda aktivislah kira-kira yang sepanjang hidupnya sebelum jadi Ketua Partai itukan habis disoal gerakan sosial baik di aktivis-aktivis jadi pemihakan disoal kekinian sudah tidak diragukan, jadi ini kan tidak muncul dengan sendirinya inikan karena memang punya fashion dan Cak Imin ini memiliki ini sebetulnya, ya kenapa kemudian PKB ini secara terstruktur mau tidak mau harus meresfon karena tantangan kedepan pasti akan lebih berat”. urainya.

Azhar Arsyad menambahkan, mengapa setiap Partai sangat menginginkan Ketua Umum DPPnya untuk maju di Pilpres, dikarenakan sangat relevan dengan electoral Partai kedepan sehingga mau tidak mau harus direspon.

“Karena begini harus kita akui pilek dan pilpres bersamaan sehingga setiap Partai sangat mau mendorong ketua umumnya itu maju dipilpres karena itu sangat relevan soal electoral Partainya, sehingga mau tidak mau kita harus merespon”. tutupnya. (cr3/red2)

Komentar