Pilkada Sulsel 2018: Ical Puji Prestasi dan Pengalaman Nurdin Halid

Pilkada Sulsel 2018: Ical Puji Prestasi dan Pengalaman Nurdin Halid

90
Ketua Dewan Pembina DPP Golkar, Aburizal Bakrie didampingi Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham. (Dok/Breakingnews)

PORTALMAKASSAR.com – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie hadiri deklarasi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat malam (17/11/2017).

Dalam kesempatan ini Ical sapaan Aburizal Bakrie memuji prestasi dan pengalaman Nurdin Halid.

Mantan Ketum DPP Golkar ini mengatakan, keunggulan Nurdin Halid sebagai kandidat gubernur pada Pilkada Sulsel 2018 adalah pernah memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menurutnya, perbedaan-perbedaan dari masyarakat Indonesia dapat bersatu karena sepak bola. Termasuk, perbedaan partai politik hingga perbedaan agama.

“Sekat-sekat dari perbedaan partai politik, perbedaan agama semuanya dapat bersatu karena sepak bola. Nah, Nurdin Halid yang pernah menyatukan perbedaan itu saat memimpin PSSI sekian lama,” kata Ical diacara tersebut.

Kemampuan menyatukan itu, menurut Ical diperlukan Nurdin Halid untuk mewujudkan visi dan misinya jika terpilih sebagai Gubernur Sulsel. Membangun kampung demi menciptakan Sulsel baru sesuai target Nurdin Halid bersama pasangannya Aziz Qahhar Mudzakkar perlu dilakukan dengan kerja bersama.

“Kalau beliau bisa memimpin PSSI begitu lama, kemudian menjadikan sepak bola sebagai sesuatu yang menarik, mempersatukan rakyat Indonesia, maka saya yakin Nurdin Halid juga dapat mempersatukan Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Selain Ical, pelaksana deklarasi NH-Aziz juga dihadiri sejumlah pimpinan Golkar di tingkat daerah. Turut hadir pula perwakilan partai pengusung Nurdin Halid-Aziz Qahhar, seperti NasDem, Hanura, PKB, PKPI dan PPP versi Djan Faridz.

Selain itu hadir pula sejumlah tokoh, seperti Mantan Gubernur Sulsel, HM Amin Syam beserta istri, Mantan Caretaker Gubernur Sulsel, Tanribali Lamo, mantan Kapolda Sulsel, Burhanuddin Andi dan lainnya. (viva/red3)

 

Komentar