Edarkan Ribuan Tramadol, Keluarga Jaman Now di Bulukumba Ini Terciduk Satnarkoba Bulukumba

Edarkan Ribuan Tramadol, Keluarga Jaman Now di Bulukumba Ini Terciduk Satnarkoba Bulukumba

2909
pengedar Obat Daftar G
Keluarga Jaman Now di Kabupaten Bulukumba yang ditangkap sebag pengedar Obat Daftar G Jenis tramadol, Seni (20/11/17) malam, Suardi Pabe'dan putrinya Sri Devi alias Evi Binti Suardi warga Jl.Bete-Bete Bulukumba

PORTALMAKASSAR.com– Satuan Narkoba Polres Bulukumba Polda Sulsel kian gencar melaksanakan Ops Bersinar Lipu 2017 menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, tak tanggung-tanggung dari Ops yang dipimpin oleh Kasat Narkoba AKP Rujiyanto Dwi Poernomo pada Senin (20/11/2017) sekitar pukul 23.00 WITA, kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika.

Kali ini, hasil tangkapan merupakan pelaku penyalahgunaan Obat Daftar G jenis Tramadol berjumlah ribuan butir dari TKP ( Tempat Kejadian Perkara) di Jalan Bete-Bete Lingkungan Ela-Ela Kelurahan Kalumeme Kecamatan Ujung Bulu.

Pelakunya, mengikuti istilah bahasa anak gaul, Keluarga Jaman Now, seorang bapak berusia 50 tahun bernama Suardi Pabe’ alias Suardi alias Cua’ Bin Pabe dan putrinya yang bernama Sri Devi alias Evi Binti Suardi (22), keduanya beralamat di TKP.

Obat Daftar G
1.855 butir Tramadol yang diamankan dalam Ops Bersinar Lipu 2017 satnarkoba Bulukumba di jalan Bete-Bete Kalumeme, Senin (20/11/2017) malam

Kepada redaksi portalmakassar.com, Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Rujiyanto menyampaikan bahwa penangkapan berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar TKP yang menginformasikan sering terjadi transaksi mencurigakan berupa jual beli obat-obatan illegal berupa Tramadol ( Obat Daftar G) di rumah pelaku Suardi yang merupakan Pengedar bersama dengan putrinya tersebut.

” Kedua pelaku adalah bapak anak, dimana dalam penggeledahan yang kita lakukan di TKP berhasil mengamankan barang bukti berupa obat daftar G jenis Tramadol sebanyak 1.855 ( Seribu Delapan Ratus Lima Puluh Lima ) butir Tramadol polos, 3 bungkus plastik Cetik, Uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 484.000 ( Empat Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah ) serta 3 unit HP berbagai merk ” ucap AKP Rujiyanto beberapa saat setelah penangkapan.

Berdasarkan interogasi, Pelaku Suardi alias Cua mengakui membeli/memesan Tramadol tersebut dari Kabupaten Bantaeng dari seseorang yang tidak diketahui namanya dan putrinya yakni Sri Devi yang berperan sebagai penjemput barang haram tersebut.

” Obat-obatan ini di jual d dalam wilayah Kota Bulukumba dengan harga Rp 20.000 ( Dua Puluh Ribu Rupiah) per sepuluh butirnya. Pelaku Suardi memesan dari kabupaten Bantaeng dari orang yang dia tidak ketahui namanya dan putrinya yang menjadi penjemput barang tersebut ” ucap Rujiyanto.

Untuk proses pengembangan dan penyidikan kasusnya, kedua pelaku beserta barang bukti sat ini telah di amankan di Mapolres Bulukumba. (red2)

Komentar