Pleno KPU: Dukungan KTP DIAmi Dua Kali Melebihi Syarat Jalur Independen

Pleno KPU: Dukungan KTP DIAmi Dua Kali Melebihi Syarat Jalur Independen

72
Pleno hasil verifikasi syarat dukungan DIAmi yang dilakukan KPU Makassar, Sabtu (2/12) dini hari. (AIDIL/PM)

PORTALMAKASSAR.com – Berkas dukungan perseorangan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) dipastikan memenuhi syarat untuk masuk ke verifikasi administrasi dan faktual.

Hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, yang digelar secara tertutup di Hotel Max One, Jln Taman Makam Pahlawan, hingga, Sabtu  (2/12/2017) dini hari memutuskan jumlah dukungan independen Paslon Danny-Indira yang diproses jauh melebihi syarat minimal yang ditetapkan KPU Makassar.

Syarat minimal dukungan jalur perseorangan sekira 65.354  dukungan KTP pada Pilwali Makassar,  dan berkas paslon DIAmi yang layak diproses jauh melebihi angka tersebut.

Hingga penelitian berkas yang dilakukan, tercatat 139.461 dukungan B1-KWK dan 135.060 lampiran KTP atau dua kali melebihi syarat dukungan jalur perseorangan.

Selain dari pada itu, total dukungan yang dijadikan dasar komisioner yang memproses berkas pasangan DIAmi itu, penyebarannya juga sesuai, yakni minimal di 7 Kecamatan di Kota Makassar.

Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur mengatakan,  pihaknya telah menetapkan berkas pasangan Danny-Indira dapat diterima, dan layak untuk di verifikasi administrasi sesuai dengan tahapan jalur perseorangan yang diterapkan di Pilkada serentak 2018.

“Iya, hasil rapat pleno itu, kita menetapkan hasil verifikasi jumlah dukungan itu, kalau model B1-KWK surat pernyataan dukungan setelah kami hitung jumlahnya sekitar 139.461 lembar, kemudian untuk jumlah KTP yang masuk sejumlah 135.060 lembar,” ungkap Abdullah Manshur di Jl. Batua Raya, Max One Hotel, Sabtu (2/12 /2017).

Hasil berkas dukungan pasangan Danny-Indira, bakal calon Walikota dan wakil Walikota Makassar, telah disimpulkan jauh melampaui minimal syarat dukungan yang ditetapkan KPU Kota Makassar.

Sekedar diketahui, meski ada perdebatan dengan Panwaslu Makassar, akan tetapi LO pasangan DIAmi tetap mengapresiasi kerja tim KPU Makassar. Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua LO Danny-Indira, Abdul Haris Awi usai menerima berita acara dan Surat Keputusan (SK) penerimaan  jumlah dukungan dan sebaran paslon independen dari KPU.

“Saya sangat mengharagai kerja keras dan kerja tim KPU,” ucap Awi, sapaan akrabnya. (Aidil)

Komentar