Walikota Perintahkan Pecat Oknum Kepsek Cabul di Makassar

Walikota Perintahkan Pecat Oknum Kepsek Cabul di Makassar

276
Danny Pomanto
Walikota Makassar Danny Pomanto

PORTALMAKASSAR.com – Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar memecat Said Sangkala dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah Dasar Inpres Melayu Bertingkat menyusul adanya laporan tindak asusila yang dilakukan oleh Said Sangkala terhadap dua anak didiknya IL (9) dan SD (10) yang diterima Polres Pelabuhan Makassar pada Sabtu, 3 Desember 2017 lalu.

“Saya tidak mentolerir (tindak asusila). Oknum tersebut harus mendapat sanksi pemberhentian tidak hormat dari jabatannya sebagai kepala sekolah bahkan dari ASN,” berang Danny di rumah jabatannya, Selasa malam, 5 Desember 2017.

Perintah pemecatan itu langsung direspon oleh Kepala Dinas Pendidikan Makassar Ismunandar yang segera melayangkan surat permohonan pemberhentian tidak hormat dari jabatan kepala sekolah bagi Said Sangkala.

“Besok kita akan masukkan suratnya ke BKPSDM untuk diproses setelah mendapatkan disposisi dari bapak wali kota Makassar,” sebut Kadis Ismunandar.

Selain sanksi pemecatan dari jabatan kepala sekolah, Said Sangkala juga terancam diberhentikan secara tidak hormat dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) jika nantinya dalam proses peradilan dia terbukti bersalah.

“Jika terbukti bersalah dan vonis pengadilan di atas dua tahun, yang bersangkutan bisa dipecat dari ASN,” kata Sekertaris BKPSDM Basri Rakhman.

Saat ini, Said Sangkala diamankan di Polres Pelabuhan Makassar atas laporan dari dua keluarga korban.

Diketahui, tindakan biadab Said Sangkala, tega mencabuli dua muridnya ternyata berawal saat jam istirahat sekolah.

Said yang mencabuli dua siswi SD sudah dilakukan berulangkali di ruang kerjanya. Namun, baru kali ini pihak keluarga melaporkan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar AKP Rustian Effendi menyampaikan kronologi kejadian tersebut ketika tersangka melakukan tindakan bejatnya setiap jam istirahat.

“Awalnya memanggil korban membersihkan piala yang berdebu di ruang kerjanya. Melihat kondisi aman, dia mulai menciumi, hingga mengusap tubuh korban,” jelas Polres Pelabuhan.

Bahkan, sambung dia, Kepsek tersebut sudah memperkosa korban inisial IL sebanyak empat kali. Sedangkan korban inisial SA dicabuli dengan mengusap jarinya ke kelaimin siswinya itu.

“Kejadian berturut-turut mulai bulan lalu, baru melapor hari Sabtu, awalnya dia (korban) takut melapor sama orang tuanya,” ungkapnya. (ril)

Komentar